Indonesia dan 5 Negara Asia Tenggara Terancam Absen di Miss Universe 2026

2 hours ago 7

Indonesia dan 5 Negara Asia Tenggara Terancam Absen di Miss Universe 2026

Sebanyak 39 Finalis Puteri Indonesia 2020 memasuki fase karantina hari ini, Rabu (26/2/2020)./Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA— Keikutsertaan Indonesia di ajang Miss Universe 2026 masih menjadi tanda tanya setelah muncul sengketa mengenai hak waralaba antara dua kelompok yang terkait dengan kepemilikan dan pengelolaan organisasi Miss Universe.

Selain Indonesia, lima negara Asia Tenggara lainnya, yakni Thailand, Vietnam, Laos, Malaysia, dan Singapura, juga terdampak perselisihan tersebut. Nasib para wakil keenam negara itu kini diperdebatkan menjelang penyelenggaraan Miss Universe ke-75 di Puerto Rico pada November 2026.

Perselisihan mencuat pada 18 September 2026 ketika JKN Universe LLC, perusahaan yang memegang merek Miss Universe, menyatakan bahwa delegasi dari Thailand, Indonesia, Vietnam, Laos, Malaysia, dan Singapura tidak memenuhi syarat untuk mengikuti Miss Universe 2026.

Dalam pernyataan tersebut, JKN Universe menyebut Miss Universe Eastern Pte Ltd (MU East), yang dipimpin pengusaha Thailand Nawat Itsaragrisil, tidak memiliki kewenangan untuk memberikan, memindahkan, atau menerbitkan lisensi terkait merek Miss Universe.

JKN Universe juga menyatakan perjanjian waralaba untuk keenam negara tersebut dibuat tanpa perjanjian lisensi yang sah dengannya. Atas dasar itu, JKN Universe menyatakan perjanjian tersebut tidak diakui dan dianggap tidak berlaku sejak awal.

MU East Bantah Pernyataan JKN Universe

MU East kemudian mengeluarkan pernyataan berbeda. Dalam pernyataan resminya pada 18 September, MU East mengatakan tidak meninjau maupun menyetujui pernyataan sebelumnya dan menyebutnya tidak mewakili posisi yang telah disepakati kedua pihak.

MU East menyatakan JKN Universe LLC memiliki struktur kepemilikan 50:50 antara MU East dan MU West melalui JKN Legacy Inc. Menurut MU East, berdasarkan Hemisphere Agreement, pihaknya memiliki hak eksklusif untuk mengoperasikan, mempromosikan, dan mengembangkan merek Miss Universe di 95 wilayah timur.

MU East juga menyatakan memiliki hak kontraktual untuk mengirim delegasi yang memenuhi syarat dari Thailand, Indonesia, Vietnam, Laos, Malaysia, dan Singapura ke Miss Universe 2026.

Pihak tersebut menolak langkah pembatalan perjanjian waralaba melalui pernyataan publik sepihak. Dengan demikian, terdapat dua posisi yang berlawanan mengenai status keenam delegasi.

JKN Universe menyatakan para delegasi dari enam negara tersebut tidak memenuhi syarat untuk berkompetisi. Sebaliknya, MU East menegaskan keenam delegasi tetap memiliki hak untuk mengikuti Miss Universe 2026 berdasarkan perjanjian yang disebutnya masih berlaku.

Perbedaan pandangan tersebut membuat status Indonesia dan lima negara Asia Tenggara lainnya belum jelas. Belum ada kepastian dari kedua pihak yang bersengketa mengenai bagaimana keikutsertaan keenam delegasi akan diproses dalam kompetisi di Puerto Rico.

Nawat Pastikan Kontestan Tetap Berangkat

Nawat Itsaragrisil ditunjuk sebagai Chief Executive Officer MU East pada 31 Juli 2026. Dalam posisi tersebut, ia disebut memimpin tim yang mewakili 95 negara di wilayah timur Miss Universe.

Nawat mengatakan akan bekerja bersama direktur nasional, delegasi, dan mitra komersial di kawasan tersebut.

Dalam konferensi pers pada 18 September, Nawat menyatakan dukungannya terhadap enam kontestan yang terdampak perselisihan. Ia mengatakan para kontestan tetap akan berangkat ke Puerto Rico meski JKN Universe telah menyampaikan pernyataan mengenai status mereka.

"Saya tidak akan pergi, tetapi para kontestan pasti akan pergi," kata Nawat, seperti dikutip The Nation melalui The Independent.

Dari enam negara yang terdampak, Thailand telah menentukan wakilnya. Tharina Botes dinobatkan sebagai Miss Universe Thailand pada Agustus 2026.

Sementara itu, Malaysia dan Vietnam dijadwalkan memilih perwakilan mereka pada Oktober 2026. Proses penentuan wakil dari negara-negara lainnya juga menjadi bagian dari persiapan menuju Miss Universe 2026.

Dengan adanya perbedaan posisi antara JKN Universe dan MU East, keputusan mengenai status delegasi dari Indonesia, Thailand, Vietnam, Laos, Malaysia, dan Singapura masih menjadi bagian dari sengketa yang belum terselesaikan.

Miss Universe 2026 dijadwalkan berlangsung di Puerto Rico pada November 2026 dan menjadi penyelenggaraan ke-75 ajang tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|