Gerai KDMP Kulonprogo Mulai Diverifikasi, Fasilitas Tirtorahayu Disebut Siap

2 hours ago 8

Gerai KDMP Kulonprogo Mulai Diverifikasi, Fasilitas Tirtorahayu Disebut Siap

Ilustrasi, pengendara sepeda motor melintas di depan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bajoe, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (19/8/2026). Antara/Andry Denisah\r\n

Harianjogja.com, KULONPROGO— Kesiapan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kulonprogo mulai diperiksa melalui proses verifikasi dan validasi (verval). Tim verval pemerintah kabupaten mendatangi gerai-gerai KDMP untuk memastikan kelengkapan fisik dan administratif sebelum dilakukan proses serah terima aset.

Salah satu gerai yang telah diverifikasi adalah KDMP Tirtorahayu di Kapanewon Galur, Selasa (22/9/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam operasional koperasi.

Staf Khusus Menteri Koperasi RI, Ambar Pertiwiningrum, mengatakan verval menjadi tahapan penting untuk memastikan kelaikan gerai, baik dari sisi administrasi maupun kondisi fisiknya.

"Setelah verval ini, hasilnya akan diunggah ke sistem SIM Kopdes dan direviu oleh BPKP. Proses ini dilakukan apa adanya tanpa kaitan dengan audit keuangan, guna memastikan kelaikan fisik, administratif, hingga sarana prasarana gerai," ujar Ambar saat ditemui di KDMP Tirtorahayu, Selasa.

Menurut Ambar, hasil verifikasi nantinya menjadi dasar untuk mengategorikan kondisi masing-masing gerai. Namun, proses tersebut tidak dimaksudkan untuk menghentikan aktivitas koperasi yang sudah berjalan.

Gerai nantinya dapat masuk kategori layak, layak dengan catatan, atau belum layak. Untuk kategori layak dengan catatan, pengelola diberi waktu maksimal tiga bulan untuk melakukan perbaikan. Sementara gerai yang dinilai belum layak tetap harus beroperasi dengan catatan perbaikan perlu dilakukan.

"Keberadaan tim verval tidak akan menghambat aktivitas kelembagaan koperasi yang sebenarnya sudah berjalan sejak dibentuk. Hasil verval nanti akan mengategorikan gerai menjadi layak, layak dengan catatan (diberi waktu perbaikan maksimal 3 bulan), atau belum layak tetapi tetap harus beroperasi dengan catatan harus dilakukan perbaikan," jelasnya.

Selain pemeriksaan gerai, pemerintah juga mempercepat penyiapan sumber daya manusia pengelola koperasi. Puluhan manajer yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan dijadwalkan mulai menempati posisi masing-masing pada 25 September 2026.

Gerai Tirtorahayu Dinilai Siap

Ketua Tim Verifikasi dan Validasi KDMP Kabupaten Kulonprogo, Triyono, menilai kesiapan gerai KDMP di wilayah tersebut cukup baik. Ia menyebut aktivitas ekonomi koperasi di Kalurahan Tirtorahayu bahkan telah berjalan sebelum pembangunan fisik gerai selesai.

Menurut Triyono, aktivitas usaha koperasi sudah berkembang dan memberikan manfaat bagi anggota. Salah satunya ditunjukkan dengan adanya pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).

"Roda ekonomi koperasinya sebenarnya sudah mulai bergerak dinamis sebelum bangunan ini berdiri. Bahkan di Tirtorahayu ini embrio usahanya sudah bisa membagikan Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada anggotanya," ungkap Triyono.

Dalam pemeriksaan bersama tim gabungan yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, kondisi fisik gerai KDMP Tirtorahayu juga dinilai baik.

Pemeriksaan mencakup kondisi bangunan, fasilitas rak kelontong, hingga kendaraan pendukung operasional koperasi. Dari hasil inspeksi, seluruh fasilitas tersebut disebut dalam kondisi baik dan lengkap.

"Secara kasat mata, fasilitas fisik maupun armada pendukung dalam kondisi siap. Kami berharap setelah reviu BPKP dan kementerian selesai, gerai ini dapat langsung diserahterimakan sebagai aset desa serta menjadi pendorong utama kesejahteraan warga kalurahan," pungkas Triyono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Khairul Ma\'arif

Khairul Ma\'arif Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|