Jumali Selasa, 22 September 2026 16:37 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan arahan kepada anak didiknya saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). Indonesia kalah dengan skor 0-3. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Hadiah untuk juara Division 1 FIFA ASEAN Cup 2026 dikabarkan mengalami pengurangan menjelang turnamen edisi perdana tersebut dimulai. Nilainya disebut turun dari rencana awal US$1 juta menjadi US$650.000 atau sekitar Rp11,6 miliar.
Informasi tersebut dilaporkan media Vietnam, Lao Dong, pada Selasa (22/9/2026) dengan mengutip informasi dari ASEAN Football. Jika benar, nilai hadiah juara berkurang US$350.000 atau sekitar 35 persen dari rencana awal.
Namun, hingga Selasa (22/9/2026), FIFA belum mengumumkan secara resmi perubahan nominal hadiah tersebut. Karena itu, angka US$650.000 masih berstatus sebagai laporan dan belum dapat disebut sebagai hadiah resmi juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Hak Siar Jadi Sorotan
Kabar mengenai pemangkasan hadiah muncul ketika penyelenggara disebut menghadapi tantangan dalam komersialisasi turnamen, terutama penjualan hak siar televisi.
Menurut laporan Lao Dong, harga awal hak siar disebut berada di kisaran US$3 juta. Angka tersebut kemudian dikabarkan diturunkan menjadi sekitar US$2 juta untuk meningkatkan peluang mendapatkan mitra penyiaran.
Hingga 22 September, hak siar disebut baru dipastikan di tiga negara. Indonesia dan Laos termasuk pasar pertama yang mengumumkan kesepakatan.
Situasi tersebut menjadi perhatian karena FIFA ASEAN Cup 2026 melibatkan 14 tim dari Asia Tenggara dan negara tamu. FIFA menyebut seluruh peserta mewakili populasi gabungan lebih dari dua miliar orang.
FIFA sendiri memastikan turnamen perdana ini berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. Kompetisi dibagi menjadi dua divisi, dengan Division 1 digelar di Indonesia dan Division 2 di Hong Kong, China.
Bonus Kemenangan Juga Dikabarkan Dihapus
Laporan mengenai perubahan hadiah juga menyebut adanya penghapusan bonus untuk setiap kemenangan pada fase grup.
Jika informasi tersebut benar, struktur hadiah keseluruhan peserta akan berbeda dari rencana awal. Sebelumnya, juara Division 1 disebut memperoleh US$1 juta, sedangkan runner-up mendapat US$300.000.
Akan tetapi, belum ada pengumuman resmi mengenai apakah hadiah untuk runner-up juga ikut dikurangi. Begitu pula dengan kabar mengenai penghapusan bonus kemenangan, yang hingga kini masih berasal dari laporan media dan belum dikonfirmasi FIFA.
Masih di Atas Hadiah ASEAN Hyundai Cup
Apabila angka US$650.000 tersebut nantinya dikonfirmasi, hadiah juara Division 1 FIFA ASEAN Cup 2026 masih lebih besar dibandingkan hadiah US$500.000 yang diterima Vietnam setelah menjuarai ASEAN Hyundai Cup 2026, berdasarkan laporan media Vietnam.
Besarnya hadiah juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan peserta. Bangladesh, misalnya, sebelumnya disebut mempertimbangkan dukungan finansial, akomodasi, dan tiket perjalanan sebagai bagian dari daya tarik keikutsertaan dalam turnamen.
Indonesia Bidik Gelar Perdana
Bagi Indonesia, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi turnamen perdana yang digelar di kandang sendiri. FIFA menempatkan Indonesia, Malaysia, Singapura, Bangladesh dalam Grup A Division 1, sedangkan Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.
Format kompetisi menggunakan sistem satu putaran di masing-masing grup. Juara grup akan melaju ke final untuk memperebutkan gelar Division 1. Sementara itu, dua runner-up grup di Indonesia akan bertanding dalam laga perebutan tempat ketiga.
Timnas Indonesia dijadwalkan memulai pertandingan melawan Singapura pada Jumat (25/9/2026). Pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian FIFA ASEAN Cup Division 1 yang berlangsung di Indonesia hingga 5 Oktober.
Terlepas dari kabar perubahan hadiah, FIFA menyebut turnamen ini dirancang untuk memberikan pertandingan kompetitif bagi tim nasional dalam kalender pertandingan internasional. Kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Dengan demikian, nominal US$650.000 masih perlu menunggu konfirmasi resmi FIFA. Sampai ada pengumuman dari badan sepak bola dunia tersebut, angka US$1 juta tetap merupakan nominal hadiah yang sebelumnya telah diberitakan untuk juara Division 1, sedangkan US$650.000 merupakan angka yang dilaporkan media menjelang kick-off turnamen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online
















































