
Aktivitas jual beli hewan ternak di Pasar Hewan Siyonoharjo di Kalurahan Logandeng, Playen, Kamis (7/5). Harian Jogja/David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kabupaten Gunungkidul dipastikan mengalami surplus stok hewan kurban menjelang Iduladha 2026. Pemerintah daerah menyebut ribuan sapi dan kambing siap memenuhi kebutuhan kurban masyarakat, tidak hanya di Bumi Handayani tetapi juga wilayah DIY dan sekitarnya.
Bupati Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan ketersediaan hewan kurban tahun ini dalam kondisi aman bahkan melebihi kebutuhan lokal. Ia mengaku telah memantau langsung aktivitas perdagangan ternak di Pasar Hewan Siyono, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen.
“Stok tidak ada masalah. Saya juga sudah lihat aktivitas jual beli ternak di Pasar Hewan Siyonoharjo di Kalurahan Logandeng, Playen,” kata Mbak Endah, Minggu (10/5/2026).
Menurut dia, kebutuhan hewan kurban di Gunungkidul diperkirakan mencapai sekitar 4.500 ekor sapi dan 16.000 ekor kambing. Sementara itu, stok sapi siap potong mencapai 11.000 ekor dan kambing sekitar 26.000 ekor.
Dengan jumlah tersebut, Pemkab Gunungkidul optimistis mampu memasok kebutuhan hewan kurban untuk wilayah lain seperti Bantul, Kota Jogja, Sleman, hingga daerah sekitar DIY.
“Malahan stok hewan kurban ini siap memenuhi kebutuhan bagi orang-orang di luar Gunungkidul mulai dari Bantul, Kota Jogja, Sleman dan wilayah sekitarnya. Silahkan belanja sapi atau kambing asal Gunungkidul,” ungkapnya.
Untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga, Endah mengaku telah menginstruksikan jajaran dinas terkait meningkatkan pengawasan lalu lintas hewan ternak. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran penyakit hewan sekaligus menjamin keamanan ternak yang diperjualbelikan.
Ia memastikan hewan kurban asal Gunungkidul telah menjalani vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan sebelum dipasarkan kepada masyarakat.
“Tidak perlu khawatir karena hewan kurban asal Gunungkidul sudah divaksin dan juga sudah diperiksa kesehatannya sebelum dijual. Kami juga sudah memberikan edukasi ke kelompok ternak di masyarakat tentang pentingnya kesehatan hewan yang dimiliki,” katanya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan pengawasan dilakukan bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesehatan Hewan. Pemeriksaan kesehatan ternak dilakukan langsung di pasar-pasar hewan yang ada di Gunungkidul.
“Di setiap pasar hewan di Gunungkidul sudah ada lokasi khusus yang diperuntukan mengecek kondisi kesehatan ternak milik masyarakat,” katanya.
Meski stok melimpah, Kelik optimistis seluruh hewan kurban tetap terserap pasar karena permintaan dari luar daerah terus meningkat menjelang Iduladha.
“Jelang Kurban, banyak orang dari luar daerah mencari sapi atau kambing yang berasal dari Gunungkidul,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Retno Widiastuti, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi penyebaran antraks. Meski demikian, ia memastikan pengawasan kesehatan hewan terus diperketat.
“Kita terus berusaha menjamin keamanan ternak milik warga di Gunungkidul sehingga masyarakat tidak perlu khawatir berkaitan dengan kesehatan hewan,” kata Retno.
Sebagai langkah pengamanan, setiap ternak yang diperjualbelikan diwajibkan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Selain itu, petugas juga rutin melakukan patroli pengawasan di pasar-pasar hewan di Gunungkidul.
“Pengawasan ini juga sebagai upaya mengurangi risiko penularan penyakit pada ternak. Keberadaan SKKH menjadi jaminan bahwa kondisinya sehat sehingga tidak ada masalah saat diperjualbelikan,” katanya.
Retno menambahkan program vaksinasi terus dilakukan di wilayah-wilayah yang menjadi fokus pengendalian penyakit ternak guna memastikan keamanan hewan kurban asal Gunungkidul tetap terjaga menjelang Iduladha 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































