Sejumlah warga membawa bantuan menyusuri jalanan berbatu dari posko bantuan Desa Rokirole ke Desa Nitunglea, Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026). Pulau berpenduduk sekitar 11.000 jiwa yang berjarak 20-30 dari pusat gempa bumi magnitudo 7,7 itu kesulitan mendistribusikan bantuan karena sejumlah jalan antardesa terputus akibat tanah longsor terdampak gempa.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan langsung bantuan dari berbagai elemen di Jawa Barat senilai Rp4 miliar untuk membantu perbaikan rumah warga yang rusak terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Skema bantuan modal perbaikan hunian tersebut dipatok berdasarkan tingkat kerusakan bangunan, yakni Rp20 juta untuk kategori rusak berat, Rp10 juta untuk rusak sedang, dan Rp5 juta bagi rumah yang mengalami rusak ringan.
"Warga bisa tenang, rumah rusak bisa segera diperbaiki. Semoga NTT cepat pulih dan bangkit," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan di Bandung, Ahad.
Selain menyerahkan bantuan uang, saat meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak gempa di NTT sejak Jumat (21/8), Dedi juga menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar harian masyarakat terdampak. Termasuk, pemenuhan pasokan pangan dan konsumsi harian di tenda pengungsian.
Langkah tanggap darurat Pemprov Jabar ini mendapat sambutan haru dari warga setempat yang tengah berjuang memulihkan kondisi pascabencana.
"Terima kasih telah membantu Flores," ucap salah seorang warga penerima manfaat, Nina.
Diinformasikan, dukungan kemanusiaan bagi korban gempa NTT dari wilayah Jawa Barat juga mengalir dari elemen aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat Kota Depok yang turut menggalang bantuan senilai Rp500 juta.
sumber : Antara

7 hours ago
6

















































