gempa bumi guncang Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari.
REPUBLIKA.CO.ID, PACITAN -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim), melakukan pemantauan dan pendataan awal terhadap laporan kerusakan yang diterima dari berbagai wilayah terdampak gempa magnitudo 6,4 pada Jumat dini hari pukul 01.10 WIB. Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko mengatakan, sementara ini sudah ada dua bangunan dilaporkan rusak akibat gempa yang berpusat di laut dangkal, 89 kilometer tenggara daerah itu pada dini hari.
"Saat ini masih fase monitoring dan pengumpulan data. Informasi awal memang ada laporan kerusakan bangunan," ujar Erwin.
Laporan sementara menyebutkan kerusakan terjadi di Lingkungan Kebon, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, berupa rumah warga yang runtuh sebagian. Kerusakan serupa juga dilaporkan di Desa Kembang, yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Ploso, serta di Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari.
BPBD Pacitan telah menurunkan petugas untuk melakukan asesmen lapangan guna memastikan tingkat kerusakan serta dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Erwin menyatakan kuatnya guncangan gempa memungkinkan terjadinya kerusakan bangunan, terutama rumah warga dengan struktur non-permanen.
Hingga Jumat pagi, BPBD Pacitan belum menerima laporan korban jiwa maupun luka akibat peristiwa tersebut, sementara proses pendataan masih terus dilakukan. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di 8,89 derajat Lintang Selatan (LS) dan 111,18 derajat Bujur Timur (BT) atau sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan, serta segera melaporkan kepada aparat setempat jika menemukan kerusakan bangunan yang membahayakan keselamatan.
sumber : Antara

3 hours ago
4














































