Jumali Rabu, 12 Agustus 2026 11:17 WIB

AI Gemini milik Google. - ist/Google
Harianjogja.com, JOGJA— Sebuah tonggak sejarah baru diukir oleh Google dalam persaingan kecerdasan buatan global. Aplikasi Gemini, asisten AI andalan raksasa teknologi tersebut, kini telah memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan. Capaian ini menjadikannya produk dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah Google sekaligus produk ke-14 yang berhasil menembus angka fantastis tersebut.
CEO Google Sundar Pichai mengumumkan pencapaian ini melalui akun X resminya pada Selasa (11/8/2026). "Lebih dari 1 miliar orang kini menggunakan Gemini setiap bulan untuk memunculkan ide baru dan menyelesaikan berbagai pekerjaan. Ini adalah produk dengan pertumbuhan tercepat yang pernah kami miliki," tulis Pichai.
Lonjakan Pesat dalam Hitungan Bulan
Pencapaian 1 miliar ini bukan kebetulan. Gemini menunjukkan kurva pertumbuhan yang luar biasa sepanjang 2026. Pada Februari 2026, aplikasi Gemini tercatat memiliki sekitar 750 juta pengguna aktif bulanan. Angka tersebut melonjak menjadi lebih dari 950 juta pengguna pada akhir Juli, sebelum akhirnya menembus angka 1 miliar pada pekan pertama Agustus.
Sebagai perbandingan, pada Mei 2025, Google baru melaporkan 400 juta pengguna aktif bulanan untuk Gemini. Artinya, dalam kurun waktu sekitar 15 bulan, jumlah pengguna Gemini meningkat lebih dari dua setengah kali lipat.
Bagaimana Pengguna Berinteraksi dengan Gemini?
Google turut membagikan data menarik tentang cara pengguna berinteraksi dengan asisten AI-nya:
Percakapan Suara Mendominasi
Sebanyak 63% pengguna kini berbicara langsung dengan Gemini menggunakan fitur suara, bukan mengetik. Bahkan, pengguna yang sibuk—seperti orang tua—dilaporkan 43% lebih mungkin menggunakan suara untuk tugas sehari-hari.
Gemini Live: Lebih dari Sekadar Suara
Satu dari lima interaksi melalui Gemini Live sudah melibatkan lebih dari sekadar suara, termasuk penggunaan kamera langsung dan berbagi layar (screen sharing) untuk membantu memecahkan masalah secara real-time. Fitur ini memungkinkan pengguna menunjukkan langsung apa yang mereka lihat kepada Gemini, baik itu objek di dunia nyata maupun konten di layar ponsel.
Gambar dan Edukasi
Gemini kini menghasilkan lebih dari 150 juta gambar setiap hari. Di kalangan pelajar, sekitar 38% permintaan terkait sekolah yang dikirim ke Gemini menyertakan lampiran (attachment).
Integrasi dengan Aplikasi
Gemini telah terhubung dengan lebih dari 40 aplikasi populer di Android untuk melakukan berbagai tindakan, seperti memesan kendaraan hingga membuat reservasi.
Kehadiran di iOS: 100 Juta Pengguna
Salah satu fakta paling mengejutkan adalah pertumbuhan Gemini tidak hanya bergantung pada ekosistem Android. Google mengklaim Gemini memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif di iOS. Pengguna macOS bahkan dilaporkan memicu prompt dua kali lebih sering dibandingkan platform lainnya.
Gemini vs ChatGPT: Persaingan yang Makin Ketat
Pencapaian 1 miliar ini membuat persaingan antara Google Gemini dan ChatGPT semakin menarik. ChatGPT memang lebih dulu menembus angka 1 miliar pengguna. OpenAI mengonfirmasi ChatGPT telah mencapai lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan dan bahkan melewati 1 miliar pengguna mingguan pada Juli 2026.
Namun, kedua angka tersebut tidak dapat dibandingkan secara langsung. Google mengumumkan monthly active users (pengguna aktif bulanan) untuk aplikasi Gemini, sementara OpenAI juga menggunakan metrik pengguna mingguan dalam sejumlah pengumumannya. Angka 1 miliar Google secara spesifik merujuk pada aplikasi Gemini, bukan seluruh pengguna fitur AI Google. Sebagai contoh, AI Mode di Google Search juga sudah memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan, tetapi angka tersebut dihitung terpisah dari Gemini app.
Di sisi lain, pangsa pasar ChatGPT dilaporkan turun di bawah 50% untuk pertama kalinya pada paruh pertama 2026, sementara Gemini dan Claude terus mencuri perhatian.
Langkah Selanjutnya untuk Gemini
Google kini semakin agresif menanamkan Gemini ke berbagai produknya, mulai dari Android, Workspace hingga perangkat Pixel. Joshua Woodward, VP yang mengawasi Gemini, menyebutkan bahwa aplikasi akan segera meluncurkan 60+ dialek regional baru dan fitur studi tambahan dalam beberapa pekan mendatang.
Dengan kecepatan pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan integrasi yang semakin dalam ke ekosistem Google, Gemini tampaknya baru memulai babak pertumbuhannya. Pertanyaan selanjutnya: akankah ia mampu mempertahankan momentum ini dan benar-benar menyalip ChatGPT di puncak persaingan AI global?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































