REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) mendorong ruang ekspresi dan keberlanjutan ekonomi melalui karya tulis bagi warga Gaza, Palestina. Sekretaris Jenderal BSMI, Muhamad Rudi, menyampaikan, pihaknyamembuka ruang bagi warga Gaza untuk menyampaikan langsung kondisi yang mereka alami melalui skema citizen journalism (jurnalisme warga).
Tulisan-tulisan tersebut diharapkan dapat menjadi jendela informasi bagi dunia tentang realitas di lapangan.“Melalui inisiatif ini, kami ingin menghadirkan suara langsung dari warga Gaza. Mereka tidak hanya menjadi objek pemberitaan, tetapi juga subjek yang menceritakan sendiri situasi yang mereka hadapi sehari-hari,” ujar dia lewat keterangan tertulis kepada Republika, Selasa (7/4/2026).
Sebagai bentuk dukungan nyata, BSMI memberikan apresiasi untuk setiap tulisan yang dikirimkan oleh warga Gaza. Langkah ini diharapkan dapat membantu menopang kebutuhan ekonomi mereka di tengah keterbatasan yang dihadapi. Menurut Rudi, ada dua kontributor yang mengirimkan tulisan mereka yakni Anas, seorang perawat asal Gaza dan Israa seorang ibu rumah tangga dari Gaza.
“Apresiasi ini bukan hanya penghargaan atas karya, tetapi juga bagian dari ikhtiar untuk membantu saudara-saudara kita secara ekonomi dengan cara yang bermartabat,”kata dia.
Selain itu, BSMI mendorong penguatan tradisi keilmuan di kalangan masyarakat Palestina. Melalui publikasi di Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal (IRC Hum Journal), BSMI memberikan apresiasi khusus bagi penulis jurnal asal Palestina yang berhasil menerbitkan artikel ilmiah mereka.
Menurut Rudi, langkah ini penting untuk menjaga semangat intelektual dan kontribusi akademik masyarakat Palestina di tengah situasi yang penuh tantangan.“Kami ingin memastikan bahwa semangat keilmuan tetap hidup. Masyarakat Palestina memiliki potensi besar dalam dunia akademik, dan perlu terus didukung agar dapat berkontribusi di tingkat global,”jelas dia.
Program ini menjadi bagian dari komitmen BSMI dalam menghadirkan pendekatan kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga pemberdayaan, penguatan kapasitas, serta menjaga martabat dan harapan masyarakat terdampak konflik.
BSMI berharap, melalui inisiatif ini, dunia dapat lebih memahami kondisi nyata di Gaza sekaligus membuka ruang solidaritas yang lebih luas bagi masyarakat internasional untuk terlibat dalam upaya kemanusiaan.

4 hours ago
1
















































