Marketing DT Peduli 2
Kabar | 2026-07-16 14:55:56
Pengumuman Tutup Kantor DT Peduli pada Jumat, 17 Juli 2026 (Sumber: DT Peduli)
DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Seluruh layanan DT Peduli di Indonesia akan berhenti pada Jumat (17/7/2026). Momentum ini menjadi langkah evaluasi menyeluruh yang melibatkan seluruh sumber daya manusia (SDM) di lingkungan DT Peduli. Selama waktu tersebut, para amil akan mengikuti asesmen terkait kebijakan, standar operasional prosedur (SOP), sistem, serta berbagai proses kerja yang diterapkan di lembaga.
Direktur DT Peduli, Jajang Nurjaman, menjelaskan bahwa lembaganya secara khusus menyiapkan waktu dan sumber daya untuk melakukan perbaikan internal secara menyeluruh. Menurutnya, proses evaluasi tersebut penting untuk memastikan setiap layanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Kita menyiapkan khusus waktu, sumber daya, dan rencana agar kita bisa memperbaiki apa yang masih kurang, apa yang masih belum standar, apa yang masih perlu diperbaiki. Jadi, dalam 1 hari itu kita asesmen masalah-masalahnya di mana,” ujar Jajang.
Ia menegaskan bahwa pembenahan tidak hanya berfokus pada sistem dan prosedur, tetapi juga pada penguatan kapasitas SDM. Seluruh amil akan dievaluasi pemahamannyax terhadap kebijakan dan aturan yang berlaku di DT Peduli.
“Kita akan mengecek seluruh SDM kita terkait pemahaman seluruh kebijakan, SOP, sistem, prosedur. Kalau masih ada SDM yang memang lemah, kita kuatkan. SDM yang belum mengerti, kita pahamkan. SDM yang belum bisa, kita akan dampingi sampai bisa. Jadi, memang kita ingin memperbaiki dari dalam, mulai dari SDM dulu, sistem, dan prosedur, proses,” katanya.
Langkah ini, lanjut Jajang, merupakan bentuk ikhtiar DT Peduli dalam menjaga amanah yang telah dipercayakan oleh masyarakat. Sebagai lembaga filantropi, DT Peduli berupaya memastikan seluruh proses pelayanan dan pengelolaan program dilakukan secara profesional, akuntabel, dan sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang lembaga.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi wasilah DT Peduli bisa berubah lebih baik. Kita ingin betul-betul menjaga amanah umat ini karena kita harus tanggung jawab kepada Allah dan kepada masyarakat. Jadi, kita harus berbenah. Mudah-mudahan dengan syariatnya ada perbaikan, Allah bisa takdirkan amanah yang lebih besar lagi,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh amil juga akan mengikuti semacam ujian internal untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap berbagai kebijakan dan SOP yang berlaku.
“Nah, jadi ada tesnya, Ujian nasional lah gitu, seluruh amil. Jadi nanti ada tes terkait dengan kebijakan, SOP tadi. Mengerti enggak? Paham enggak? Tahu enggak ada aturan ini, SOP ini,” tutur Jajang.
Melalui agenda evaluasi serentak ini, DT Peduli berharap dapat membangun budaya kerja yang semakin baik dan memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pembenahan yang dimulai dari internal lembaga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik serta memperkokoh komitmen dalam mengemban amanah umat.
Atas penghentian layanan sementara tersebut, DT Peduli menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan para penerima manfaat yang terdampak. Jajang berharap masyarakat dapat memahami langkah yang diambil lembaganya demi menghadirkan pelayanan yang lebih optimal pada masa mendatang.
“Ya, kami memohon maaf kantor sementara tutup serentak se-Indonesia. Izinkan selama sehari, kita akan memperbaiki diri untuk in sya Allah lebih baik lagi menjaga amanah masyarakat selama-lamanya,” pungkasnya. (Agus ID)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

7 hours ago
7













































