Anak Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana (kiri), Ahmad Bahar (tengah, dan Ketua LBH AP PP Muhammadiyah Gufroni (kanan), saat memberikan keterangan di Komnas HAM, Kamis (21/5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana, mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa (2/6/2026). Kedatangannya itu tidak lain untuk memenuhi undangan pemeriksaan dalam kasus dugaan penyekapan yang dilakukan oleh Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules.
Kuasa hukum Ilma, Gufroni, mengatakan pihaknya mendatangi Polda Metro Jaya untuk memenuhi undangan kepolisian untuk melakukan klarifikasi terkait dugaan tindak pidana penyanderaan dan tindak pidana merampas kemerdekaan oleh Hercules. Kasus itu telah dilaporkan kliennya pada Jumat (22/5/2026).
"Alhamdulillah dari pihak Polda Metro Jaya sudah bergerak cepat untuk merespon atas laporan yang dibuat oleh saudari Ilma yang didampingi oleh para advokat dari LBH-LBH, ormas Islam," kata dia di Polda Metro Jaya, Selasa.
Ia mengaku telah menyiapkan sejumlah bukti terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan Hercules kepada Ilma. Bukti itu antara lain berupa foto dan video. Tak hanya itu, pihak pelapor juga membawa sejumlah saksi untuk memperkuat laporan kliennya.
"Jadi kami sudah siapkan dalam satu flashdisk ya, dan nanti kami akan serahkan kepada penyidik untuk mengungkap siapa saja orang-orang yang terlibat dalam kasus dugaan penyanderaan ini," kata Ketua Bidang Riset dan Advokasi Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik Pimpinan Pusat (LBH AP PP) Muhammadiyah itu.
Dalam bukti itu, Gufroni menyatakan, terdapat video Ahmad Bahar diapit oleh dua orang berbadan besar dengan menggunakan masker warna hitam. Dalam video itu, Ahmad Bahar dinilai diperlakukan tidak baik.

2 weeks ago
26

















































