Dicopot karena Dituding Bocorkan Informasi Nuklir ke AS, Jenderal Senior Ini 'Hilang' Sejak November

1 month ago 20

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jenderal paling senior di China, Zhang Youxia, yang merupakan orang kedua di bawah Presiden Xi Jinping, sedang menjadi objek penyelidikan otoritas setempat. Kementerian Pertahanan China menegaskan pada Sabtu (24/1/2026), dia diselidiki bersama Liu Zhenli, kepala staf departemen staf gabungan Komisi Militer Pusat, akibat diduga melakukan pelanggaran terhadap hukum dan disiplin yang serius.

Wall Street Journal seperti ditulis oleh The Guardian, mengungkapkan, Zhang yang sejak lama dianggap sebagai sekutu militer dekat Xi Jinping, dituduh membocorkan informasi tentang program senjata nuklirnya ke Amerika Serikat. Zhang bahkan dituding telah menerima suap untuk tindakan resmi, termasuk adanya promosi seorang perwira menjadi menteri pertahanan, mengutip orang-orang yang mengetahui pengarahan tingkat tinggi tentang tuduhan tersebut.

Sektor militer adalah salah satu target utama dari pemberantasan korupsi besar-besaran yang diperintahkan oleh Xi pada tahun 2012. Upaya itu mencapai eselon atas Tentara Pembebasan Rakyat pada 2023 ketika Pasukan Roket menjadi sasaran.

Pencopotan Zhang menjadi tindakan yang kedua kalinya saat  seorang jenderal yang sedang menjabat di Komisi Militer Pusat dipecat sejak Revolusi Kebudayaan 1966-1976. Dia belum terlihat di depan umum sejak 20 November, ketika dia melakukan pembicaraan dengan menteri pertahanan Rusia di Moskow.

Para diplomat asing dan analis keamanan mengamati perkembangan dengan cermat, mengingat kedekatan Zhang dengan Xi dan pentingnya pekerjaan komisi dalam hal komando serta modernisasi dan postur militer PLA yang sedang berlangsung.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|