Casting Film Baru Joko Anwar Dibuka, Warga Jogja Punya Peluang Tampil

3 hours ago 5

Jumali

Jumali Selasa, 07 Juli 2026 21:17 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Kesempatan langka datang bagi masyarakat yang memiliki minat di dunia seni peran. Rumah produksi Come and See Pictures milik sutradara ternama Indonesia, Joko Anwar, membuka pencarian pemeran untuk proyek film terbaru dengan sejumlah karakter penting yang bisa diikuti masyarakat umum, termasuk tanpa pengalaman akting profesional.

Pendaftaran dibuka hingga 13 Juli 2026. Proses seleksi ini menjadi peluang bagi talenta baru untuk terlibat langsung dalam produksi film layar lebar setelah Come and See Pictures mengumumkan kebutuhan pemeran melalui akun Instagram resmi Joko Anwar.

Berdasarkan pengumuman tersebut, rumah produksi itu mencari lima karakter dengan latar dan rentang usia yang berbeda. Menariknya, persyaratan utama tidak menitikberatkan pada pengalaman profesional, melainkan kesesuaian karakter, kemampuan berakting, serta kemampuan bahasa tertentu untuk beberapa peran.

Dalam pengumuman yang disampaikan kepada publik, Joko Anwar menegaskan bahwa pelamar tidak wajib memiliki rekam jejak sebagai aktor profesional.

"Tidak harus memiliki pengalaman akting profesional. Jika Anda merasa sesuai dengan salah satu karakter yang kami cari, kami mengundang Anda untuk mendaftar."

Karakter pertama yang dicari adalah pria Jawa berusia 55 hingga 65 tahun. Sosok ini digambarkan sebagai figur pemimpin yang tenang, dihormati, serta memiliki karisma alami yang kuat.

Kriteria yang dibutuhkan meliputi laki-laki dengan penampilan yang meyakinkan sebagai pria Jawa, berwibawa, karismatik, memiliki aura kebapakan, serta perawakan sedang. Pelamar juga diwajibkan mampu berbahasa Jawa dengan baik.

Selain itu, tim produksi juga membuka kesempatan bagi pria Jawa berusia 30 hingga 40 tahun. Karakter ini membutuhkan sosok yang memiliki keberanian, kesetiaan, dan kekuatan batin yang dapat terlihat melalui ekspresi maupun tatapan.

Persyaratan untuk karakter tersebut meliputi laki-laki dengan penampilan meyakinkan sebagai pria Jawa, berkarisma, memiliki perawakan ramping hingga atletis, serta mampu berbahasa Jawa.

Sementara itu, bagi perempuan, tersedia peran ibu Jawa berusia 40 hingga 55 tahun. Karakter ini digambarkan sebagai sosok hangat dan penyayang, tetapi mampu menunjukkan emosi yang kuat dalam situasi tertentu.

Kandidat yang dicari merupakan perempuan dengan penampilan meyakinkan sebagai perempuan Jawa, memiliki aura keibuan, tulang wajah tegas, dan perawakan ramping hingga sedang.

Tak hanya membuka peluang bagi talenta lokal, proses casting juga menyediakan dua karakter internasional. Salah satunya adalah pria Kaukasia berusia 45 hingga 60 tahun yang digambarkan sebagai sosok Eropa cerdas, berpengaruh, dan memiliki kewibawaan tinggi.

Pelamar untuk karakter tersebut harus berjenis kelamin laki-laki, beretnis Kaukasia, memiliki karakter kuat, dan mampu berbahasa Belanda. Seluruh tipe tubuh diperbolehkan mengikuti seleksi.

Karakter lainnya adalah pria Timur Tengah berusia 35 hingga 45 tahun yang memiliki ekspresi wajah kuat dan mampu menyampaikan emosi secara mendalam melalui bahasa tubuh maupun tatapan.

Untuk mengikuti seleksi, pelamar perlu menyiapkan sejumlah dokumen pendukung. Berkas yang wajib disertakan antara lain foto terbaru berupa close-up, medium shot, dan full body, data diri lengkap, nomor telepon, domisili, tinggi badan, berat badan, serta Curriculum Vitae apabila tersedia.

Selain itu, peserta juga dapat melampirkan showreel atau video akting. Tim casting turut meminta rekaman video pembacaan monolog sesuai karakter yang dipilih. Naskah monolog dapat diakses melalui tautan yang disediakan dalam pengumuman resmi.

Proses pengiriman berkas dilakukan melalui surat elektronik. Pelamar diminta menuliskan subjek email dengan format "(Karakter) – NAMA LENGKAP". Contohnya, "Pria Jawa 1 – Andi Wijaya".

Seluruh dokumen kemudian dikirim ke alamat email [email protected] sebelum batas akhir pendaftaran pada 13 Juli 2026. Dengan dibukanya casting ini, masyarakat yang selama ini hanya menjadi penonton memiliki kesempatan untuk mencoba masuk ke industri perfilman nasional dan berpotensi tampil dalam karya terbaru salah satu sutradara paling dikenal di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|