Bupati Gunungkidul Ajak Kadin Perkuat Peran dalam Pembangunan

3 hours ago 4

Bupati Gunungkidul Ajak Kadin Perkuat Peran dalam Pembangunan Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat berfoto dengan Ketua Kadin DIY GKR Mangkubumi dan Ketua Kadin Gunungkidul, Joko Pitoyo di muskab yang berlangsung di Bangsal Sewokoprojo, Senin (9/2/2026) - Humas Pemkab Gunungkidul

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk mengambil peran lebih aktif dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Gunungkidul. Dorongan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Kabupaten Kadin Gunungkidul yang digelar di Bangsal Sewokoprojo, Senin (9/2/2026).

Endah menegaskan Kadin memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Bumi Handayani.

“Kadin menjadi mitra strategis dalam pembangunan,” kata Mbak Endah, Senin siang.

Ia menjelaskan, peran Kadin tidak hanya sebatas mitra strategis, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam mendorong roda ekonomi masyarakat serta menjaga iklim investasi tetap kondusif. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai mutlak diperlukan agar pembangunan berjalan optimal.

“Semua harus saling bersinergi sesuai dengan ketugasan masing-masing,” katanya.

Sebagai bentuk imbal balik untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen memberikan kemudahan dalam pengurusan perizinan. Endah memastikan proses perizinan akan dilakukan secara transparan, cepat, dan tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku.

“Paling penting didalam pengurusan harus sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pasti, akan kami proses secepatnya,” kata dia.

Ketua Umum Kadin DIY GKR Mangkubumi menekankan bahwa masuknya investasi ke Gunungkidul harus selaras dengan visi misi daerah serta tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. Ia mengingatkan agar arah pembangunan tidak sekadar meniru daerah lain tanpa mempertimbangkan karakteristik Yogyakarta.

“Jangan hanya sekadar meniru konsep daerah lain seperti Bali. Tapi, kita adalah Jogja yang memiliki ciri khas sendiri,” katanya.

Selain itu, GKR Mangkubumi mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan tata ruang, termasuk menjaga kawasan sempadan pantai agar tidak dilanggar. Ia juga menegaskan bahwa setiap kegiatan investasi harus ramah lingkungan dan tidak merusak alam.

“Pengurus Kadin Gunungkidul yang baru harus bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu menciptakan peluang kerja dan memperkuat pelaku usaha lokal,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kadin Gunungkidul Joko Pitoyo menyatakan kesiapan organisasinya untuk terlibat aktif dalam pembangunan di Bumi Handayani. Salah satu fokus utama Kadin Gunungkidul adalah mendorong percepatan industrialisasi di wilayah utara Gunungkidul yang dinilai memiliki potensi geografis besar bagi sektor industri.

“Sudah ada pabrik sarung tangan yang berdiri di Semin yang mampun menyerap banya tenaga kerja. Kadin siap menarik investor dengan padat karya agar memberikan dampak positif dalam mengurangi pengangguran di masyarkat,” kata Joko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|