Breaking! Dasco Mendadak Kunjungi BEI, Didampingi Bos OJK dan Danantara

4 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Sufmi Dasco Ahmad mendadak mengunjungi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Dirinya hadir didampingi oleh Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria.

Tampak juga Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna hadir mendampingi para pejabat yang datang.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2% atau 136,33 poin ke level 6.462,91 per pukul 11.11 WIB, Selasa (19/5/2026).
Sebanyak 454 saham turun, 212 naik, dan 293 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 10,61 triliun, melibatkan 17,34 miliar saham dalam 1,26 juta kali transaksi.

Kapitalisasi pasar pun merosot menjadi Rp 11.261 triliun.

Pada pagi tadi IHSG bergerak dengan volatilitas tinggi. Dibuka turun 0,5% dan sempat menyentuh ke zona hijau.

IHSG rontok juga seiring dengan tekanan terhadap nilai tukar rupiah semakin dalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Rupiah bahkan kembali menembus level psikologis baru.

Merujuk data Refinitiv, per pukul 09.13 WIB, rupiah melemah 0,34% ke level Rp17.700/US$.

Pelemahan ini berlanjut setelah rupiah sudah dibuka melemah pada awal perdagangan. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, rupiah berada di level Rp17.650/US$ atau melemah 0,06%.

Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG memulai perdagangan hari ini turun 94,34 poin atau 1,40% ke posisi 6.447,97. Namun dua menit setelah pasar dibuka IHSG ambruk makin dalam hingga 2,59% dan semakin parah 60 menit setelahnya dengan IHSG Anjlok 4,3% ke level 6.428.

 Tekanan terbesar terhadap IHSG sejak akhir pekan lalu datang dari saham-saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index dan MSCI Global Small Cap Index.

MSCI diketahui resmi menghapus enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index, yakni: PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN); PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN); PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA); PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA); PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN); PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Selain itu, MSCI juga mencoret 13 saham Indonesia dari MSCI Global Small Cap Index.

Tak lama setelah pengumuman MSCI, penyedia indeks global lainnya FTSE ikut buka suara soal masa depan saham-saham RI yang tergabung dalam indeks besutannya.

Dalam pengumuman terbaru bertajuk "Index Treatment for the June 2026 Index Review" yang dirilis Rabu (13/5/2026), FTSE memberikan sinyal keras terkait potensi penghapusan saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

(ayh/ayh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|