
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.ist
KLATEN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mulai menggulirkan program beasiswa kuliah pada 2026 sebagai langkah konkret membuka akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya dari keluarga kurang mampu.
Program ini digagas langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, yang menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga tanpa terkecuali.
Anggaran Rp1 Miliar untuk Tahap Awal
Pada tahap awal, program beasiswa ini dijalankan sebagai pilot project dengan dukungan anggaran sebesar Rp1 miliar dari APBD. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap bisa melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Saat ini, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis tengah mematangkan skema pelaksanaan, termasuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi. Setidaknya, dua kampus telah digandeng untuk mendukung implementasi tahap awal program ini.
“Program ini kami mulai sebagai pilot project dulu dengan dua kampus. Tahun ini kami anggarkan Rp1 miliar. Jika hasilnya baik, tahun depan akan kami perluas,” ujar Hamenang.
Seleksi Ketat, Pastikan Tepat Sasaran
Pemkab Klaten memastikan proses seleksi dilakukan secara ketat agar bantuan benar-benar diterima oleh mahasiswa yang layak. Skema ini dirancang untuk menjaring siswa berprestasi yang terkendala biaya pendidikan.
Menurut Hamenang, masih banyak anak-anak di Klaten yang memiliki potensi akademik tinggi, namun terhambat untuk melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi.
“Kami ingin semua masyarakat memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan. Jangan sampai ada anak pintar yang tidak bisa kuliah hanya karena keterbatasan biaya,” tegasnya.
Perluas Akses dan Kolaborasi Kampus
Ke depan, Pemkab Klaten berencana memperluas jaringan kerja sama dengan lebih banyak perguruan tinggi, termasuk kampus-kampus besar di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas pilihan pendidikan bagi penerima beasiswa.
Program ini juga melengkapi berbagai skema beasiswa yang telah ada sebelumnya, sehingga peluang bagi mahasiswa asal Klaten untuk melanjutkan pendidikan semakin terbuka lebar.
Dengan adanya program ini, Pemkab Klaten optimistis kesenjangan akses pendidikan dapat ditekan, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda unggul yang siap bersaing di masa depan. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































