Antisipasi Virus Nipah, Bandara Ahmad Yani Semarang Perketat Pengawasan Penumpang Internasional

2 hours ago 1

Suasana apron Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menyambut pelaksanaan The 55th ASEAN Economic Ministers’ Meeting & Related di Semarang.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang memperketat pengawasan kedatangan penumpang internasional dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Nipah. Salah satu bentuknya adalah mengoperasikan alat pemindai panas tubuh di terminal kedatangan internasional. 

Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Arif Haryanto, mengungkapkan, pihaknya melakukan peningkatan pengawasan penumpang bekerja sama dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Semarang. "Sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan terhadap Penyakit Virus Nipah tanggal 30 Januari 2026, BKK Kelas I Semarang melakukan pemantauan penumpang internasional yang tiba dengan menggunakan thermal scanner untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang. Thermal scanner ini berlokasi di area kedatangan penumpang internasional Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang," kata Arif dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026).

"Petugas akan melakukan observasi dan pemeriksaan lanjutan untuk penumpang yang terpantau demam pada thermal scanner serta penumpang yang sakit saat kedatangan," tambah Arif. 

Dia menerangkan, saat ini penumpang penerbangan internasional yang melakukan perjalanan ke Indonesia, termasuk ke Semarang, diwajibkan mengisi aplikasi All Indonesia. "Kami mengimbau kepada penumpang yang merasakan demam atau kurang sehat saat tiba di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang untuk melaporkan kepada petugas bandara," ujarnya.

Saat ini Bandara Ahmad Yani Semarang melayani dua rute penerbangan internasional, yakni ke Malaysia dan Singapura.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|