Abu Ali Mustafa Ancam Pemimpin Zionis yang Berencana Eksekusi Pahlawan Palestina di Penjara

7 hours ago 4

Penampakan badai pasir melanda wilayah Gaza sejak Sabtu (14/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID,SANA -- Abu Jamal juru bicara resmi Brigade Abu Ali Mustafa, sayap militer Front Populer untuk Pembebasan Palestina, menyatakan pada Senin bahwa setiap tindakan yang membahayakan nyawa pahlawan mana pun di balik jeruji besi akan mendatangkan malapetaka bagi entitas Zionis. Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespon persetujuan yang diberikan oleh "Knesset Zionis" terhadap undang-undang untuk mengeksekusi tahanan Palestina.

Dalam pernyataan yang diterima oleh Kantor Berita Yaman (Saba), Abu Jamal menyampaikan peringatan kepada kepemimpinan Zionis, dengan mengatakan, "Biarkan para penjahat Zionis tahu, dan biarkan penjahat fasis dan rasis Ben-Gvir mendengar ini, setiap tindakan yang membahayakan nyawa pahlawan mana pun di balik jeruji besi akan mendatangkan malapetaka bagi kalian."

Ia menambahkan, “Kepada para pemimpin musuh yang gemetar: Pengesahan undang-undang untuk mengeksekusi tahanan adalah jeritan orang-orang yang tak berdaya di hadapan keteguhan para pemimpin dan pejuang kami di penjara-penjara Anda. Anda keliru jika mengira bahwa tiang gantungan akan menakut-nakuti mereka yang mempertaruhkan nyawa mereka. Kami adalah bangsa yang menghargai pengorbanan sama seperti Anda menghargai kehidupan.

"Keputusan Anda (pemimpin zionis Israel) ini tidak akan membawa keamanan dan keselamatan bagi tentara Anda dan kawanan pemukim Anda,” kata Abu Jamal, dikutip dari laman Yemen News Agency (Saba), Selasa (31/3/2026)

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|