
Foto ilustrasi ASN, dibuat menggunakan Artificial Inteligence.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 74 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kulonprogo mengikuti program mentoring kecakapan teknologi informasi (IT) sebagai upaya memperkuat kompetensi digital guna mendukung pelayanan publik berbasis teknologi. Program ini menjadi bagian dari penguatan transformasi digital di lingkungan Kemenag Kulonprogo.
Kegiatan yang berlangsung di MAN 2 Kulonprogo pada Rabu (1/7/2026) tersebut diawali dengan pre-test dan menjadi tindak lanjut dari Computer Assessment Test (CAT) kecakapan IT yang telah dilaksanakan pada Februari 2026. Melalui rangkaian mentoring ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pemanfaatan teknologi informasi dalam menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Kulonprogo, Saeful Hadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari proses pemetaan kemampuan digital ASN yang telah dilakukan beberapa bulan sebelumnya. Reformasi birokrasi, menurutnya, menuntut pelayanan publik yang semakin efektif dan efisien melalui pemanfaatan teknologi informasi sehingga pola pelayanan konvensional perlu terus bertransformasi ke sistem digital.
"Screening sudah dilakukan pada bulan Februari melalui CAT Kecakapan IT dan sekarang merupakan tindak lanjut mentoring dan pendampingan peningkatan kapasitas kecakapan IT," katanya kepada wartawan, Rabu (1/7/2026).
Saeful juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program yang diinisiasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut sebagai langkah meningkatkan kemampuan ASN, khususnya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Tahun 2026, dalam memahami dan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi.
Sementara itu, Analis Sumber Daya Manusia (SDM) ASN, Aris Kusmanto, menjelaskan bahwa mentoring kecakapan IT dilaksanakan melalui metode pembelajaran kombinasi, yakni tatap muka dan daring, agar proses belajar lebih fleksibel sekaligus efektif.
"Agenda mentoring akan dilakukan secara kombinasi tatap muka dan daring mulai tanggal 1-7 Juli 2026. Materi dan praktek dilakukan hari ini, kemudian belajar secara mandiri melalui aplikasi yang sudah kita siapkan dan post test akan dilakukan di akhir pertemuan", tutur Aris.
Ia menjelaskan materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada penguasaan aplikasi perkantoran, tetapi juga mencakup keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan pelayanan publik saat ini. Materi tersebut meliputi Microsoft Office secara aplikatif, internet dan aplikasi penunjang kerja, Zoom Meeting, desain grafis menggunakan Canva, serta penyuntingan video melalui CapCut.
"Materi yang disampaikan meliputi Microsoft Office secara aplikatif, internet dan aplikasi penunjang kerja, zoom meeting, desain melalui Canva dan editing video menggunakan Cap Cut," jelas Aris.
Menurut Aris, penguasaan aplikasi seperti Canva dan CapCut menjadi keterampilan penting di era digital karena mampu mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat secara lebih menarik, cepat, dan efektif. Melalui peningkatan kecakapan IT ini, ASN Kemenag Kulonprogo diharapkan semakin siap menghadapi tuntutan digitalisasi pelayanan sekaligus memperkuat kualitas komunikasi publik di lingkungan Kementerian Agama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































