
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, WONOGIRI—Video yang menampilkan lokasi gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Wonogiri menjadi perbincangan di media sosial. Rekaman tersebut memunculkan narasi bahwa gerai Koperasi Merah Putih berada di tengah hutan dan jauh dari permukiman warga.
Video yang direkam seorang warga saat melintas itu memperlihatkan bangunan gerai KDKMP yang berdiri di area terbuka dengan hamparan lahan pertanian di sekelilingnya. Karena tidak tampak rumah penduduk dari titik pengambilan gambar, perekam mempertanyakan pemilihan lokasi gerai yang dinilai jauh dari pusat aktivitas masyarakat.
Berdasarkan informasi yang beredar, gerai Koperasi Merah Putih yang terekam dalam video viral tersebut berada di Desa Plosorejo, Kapanewon Kismantoro, Kabupaten Wonogiri.
Camat Kismantoro, Sularto, saat dikonfirmasi Espos pada Selasa (9/6/2026), membenarkan bahwa bangunan yang muncul dalam video itu memang merupakan gerai KDKMP Desa Plosorejo.
Namun demikian, ia membantah anggapan bahwa gerai tersebut berada di tengah hutan. Menurutnya, lokasi bangunan sebenarnya berada di kawasan ladang yang berdekatan dengan permukiman warga Dusun Pager Gunung di sisi selatan Desa Plosorejo.
Sularto menjelaskan jarak gerai dengan kawasan permukiman tidak sampai 100 meter. Selain itu, bangunan tersebut juga berada tidak jauh dari jalan kabupaten yang menjadi jalur utama penghubung antardesa dan cukup sering dilalui masyarakat setempat.
“Posisi perekam video itu kebetulan agak jauh dari koperasi, jadi kelihatannya seperti di tengah hutan. Orang yang memvideo itu sedang dalam perjalanan ke arah Desa Bugelan untuk menghadiri hajatan,” kata Sularto.
Menurut dia, pemilihan lokasi gerai Koperasi Merah Putih di area ladang dilakukan karena lokasi tersebut dinilai paling memenuhi persyaratan untuk pembangunan fasilitas koperasi. Selain itu, lahan yang digunakan merupakan tanah kas desa sehingga memudahkan proses pengembangan gerai.
Kecamatan Kismantoro sendiri memiliki 10 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini masih dalam tahap persiapan operasional. Seluruh unit koperasi tersebut belum mulai melayani masyarakat.
Dari total 10 unit yang dibangun, sebanyak delapan gerai telah rampung, sedangkan dua unit lainnya masih dalam tahap penyelesaian pembangunan dan belum mencapai 100 persen.
“Rencananya diluncurkan dan mulai beroperasi pada Agustus tahun ini, berbarengan dengan seluruh KDKMP lain,” ujar Sularto.
Program Koperasi Merah Putih menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan usaha berbasis masyarakat. Setelah seluruh proses pembangunan dan persiapan selesai, gerai-gerai Koperasi Merah Putih di Kecamatan Kismantoro dijadwalkan mulai beroperasi serentak pada Agustus 2026 bersama KDKMP di daerah lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































