REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG, –
PT Toyota Astra Motor (TAM) menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pilihan mobilitas yang luas dan relevan bagi konsumen di Indonesia melalui strategi multi platform. Strategi ini menjadi fondasi perusahaan dalam merespons tren elektrifikasi yang semakin berkembang di Tanah Air.
"Intinya hari ini kami ingin menunjukkan bahwa melalui multi pathway strategy, Toyota menjadikan pilihan yang luas dan relevan bagi kebutuhan mobilitas di Indonesia lewat teknologi elektrik ekstra," ujar Marketing Director PT TAM Bansar Maduma dalam konferensi pers di Tangerang, Jumat.
Bansar menekankan bahwa pada akhirnya yang terpenting bukan hanya teknologinya, tetapi bagaimana teknologi, produk, dan layanan yang diberikan benar-benar relevan dan bisa memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia.
Dukungan Teknologi Elektrifikasi
Upaya yang dimaksud adalah menghadirkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia lewat teknologi anyar. Teknologi tersebut meliputi battery electric vehicle (BEV), hybrid, serta membangun bisnis yang berkelanjutan dengan mendukung pemerintah dalam menurunkan emisi karbon.
"Sepanjang perjalanan Toyota di Indonesia selama 55 tahun kami belajar untuk terus mendengarkan masukan dan berevolusi bersama masyarakat termasuk dalam merespons tren elektrifikasi," ujar Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Hiroyuki Oide pada kesempatan yang sama.
Kinerja Penjualan Global dan Nasional
PT TAM juga mencatat adanya peningkatan penjualan jenama Toyota secara global mencapai 4,14 juta unit pada periode Januari-Mei 2026. Penjualan tersebut didukung oleh banyak aspek seperti insentif pemerintah, penerimaan masyarakat yang semakin meningkat, serta kehadiran faktor teknologi.
Pencapaian tersebut menurutnya sudah bertahan selama enam tahun terakhir. Sekitar 53 persen dari penjualan tersebut atau 2,2 juta unit di antaranya merupakan kendaraan elektrifikasi.
Sementara untuk penjualan di Indonesia pada semester I 2026, Toyota berhasil mencatat penjualan sebesar 133 ribu unit dengan market share 63 persen. "Sedangkan penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota pada semester 1 2026 tercatat 28.000 unit, naik 65 persen dari periode yang sama dibanding tahun lalu. Secara komposisi, kontribusi kendaraan elektrifikasi kami saat ini sudah mencapai 21 persen di total penjualan Toyota," kata Heru, sapaan akrabnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

6 hours ago
7
















































