Pengukuhan Wali Kota Cimahi, Ngatiyana sebagai Ketua DPD Golkar Kota Cimahi.
REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Wali Kota Cimahi, Ngatiyana ditetapkan menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi periode 2026-2030. Dia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Cimahi, Senin (21/9/2026).
"Seperti yang saya sampaikan (Pak Ngatiyana) jadi Ketua DPD Golkar Kota Cimahi. Kenapa Pak Ngatiayan? Karena beliau yang melahirkan Partai Golkar, jadi beliau harus bertanggungjawab terhadap anaknya (kader)," kata Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Danniel Mutaqin kepada wartawan.
Setelah terpilih menjadi ketua partai berlambang beringin itu, kata Danniel, Ngatiyana diminta segera melakukan konsolidasi dengan seluruh elemen Partai Golkar di Kota Cimahi. Sebab, Desember mendatang harus sudah rampung proses musyawarag cabang (Muscab).
"Kita ditargetkan oleh DPP, bulan Desember ini sudah harus selesai sampai dengan tiga kecamatan. Jadi, langkah awal yang harus dilakukan ketua terpilih nanti adalah melakukan konsolidasi, pembentukan struktur partai di tingkat kecamatan sampai dengan Desember," ujar Daniel.
Sebelum hijrah dan menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi, Ngatiyana diketahui bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia mengaku pamit secara baik-baik sebelum memutuskan pindah partai politik.
"Kami sudah mohon izin juga dengan adanya situasi dan kondisi seperti ini. Kami silaturahmi ke PKB, kami sudah menyampaikan, mohon petunjuk dan bagaimana arahannya tentang kegiatan ini. Kami juga sudah meminta petunjuk kepada partai koalisi, termasuk Gerindra maupun PAN. Sudah kami sampaikan dan semuanya mengizinkan dan memberikan dukungan," kata Ngatiyana.

5 hours ago
9
















































