
Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (3/8/2026). Anisatul Umah-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Hubungan budaya antara Indonesia dan Qatar memasuki babak baru. Pemerintah Qatar berencana mengirim delegasi seni ke Jogja pada akhir 2026 sebagai bagian dari peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Qatar. Selain pertunjukan budaya, kedua pihak juga kembali membahas rencana kerja sama pengembangan museum yang sempat tertunda.
Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Jogja, Senin (3/8/2026).
Delegasi Seni Dijadwalkan Hadir pada Desember 2026
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menjelaskan pertemuan tersebut masih bersifat awal sehingga belum membahas secara rinci bentuk kerja sama kebudayaan yang akan dijalankan.
Meski demikian, Sultan memastikan akan ada delegasi kesenian dari Qatar yang datang ke Jogja dalam rangka peringatan setengah abad hubungan kedua negara.
"Nanti di akhir tahun ada delegasi berkesenian dari dari Qatar yang akan hadir di Jogja," ujarnya.
Delegasi seni tersebut diperkirakan hadir pada 11–12 Desember 2026. Namun, lokasi pelaksanaan kegiatan masih dalam pembahasan, apakah seluruh rangkaian acara dipusatkan di Jogja atau juga berlangsung di Jakarta.
Kerja Sama Museum Kembali Dibahas
Selain agenda kebudayaan, pertemuan juga menyinggung kembali rencana dukungan Qatar terhadap pengembangan museum di Jogja.
Sri Sultan mengungkapkan pembahasan mengenai kerja sama tersebut sebenarnya telah dilakukan pada 2023, namun pelaksanaannya tertunda akibat konflik di Gaza.
"Ya, tapi karena pada waktu itu terus terus dibatalkan karena Perang Gaza. tadi kita bicarakan juga. Nanti di akhir tahun itu akan hadir pimpinan museumnya dan sebagainya," lanjutnya.
Dubes Qatar Sebut Hubungan dengan Jogja Sangat Erat
Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari mengatakan dirinya baru saja mulai bertugas sebagai duta besar di Indonesia.
Menurutnya, Qatar memiliki hubungan yang erat dengan Provinsi DIY, terutama dalam bidang kebudayaan. Karena itu, kerja sama budaya menjadi salah satu prioritas yang ingin diwujudkan.
"Oleh sebab itu, itulah merupakan bentuk kerja sama yang kita ingin realisasikan antara Qatar dan juga Qatar," jelasnya.
Meski demikian, ia belum mengungkapkan secara rinci bentuk program kerja sama budaya yang sedang disiapkan.
"Ini biar jadi kejutan dan surprise bagi semuanya gitu," paparnya.
Bahas Penguatan Hubungan Indonesia-Qatar
Dalam kesempatan itu, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Ia mengatakan kedua pihak turut membahas langkah-langkah memperkuat hubungan antara Indonesia dan Qatar melalui berbagai program serta kegiatan yang akan dilaksanakan pada masa mendatang.
"Ngarso Dalem menyambut saya dengan dengan dengan penuh penghormatan. Dan kita juga membicarakan terkait dengan penguatan kerja sama antara kedua negara. Dan kemudian nanti kita akan ada banyak sekali program dan juga event-event ke depannya," lanjutnya.
Rencana kedatangan delegasi seni Qatar sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan budaya Indonesia dan Qatar yang telah terjalin selama 50 tahun, sekaligus membuka peluang kerja sama baru di bidang kebudayaan dan pengembangan museum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































