Sleman Buka Transmigrasi 2026, Poso dan Polewali Mandar Jadi Tujuan

3 hours ago 3

Sleman Buka Transmigrasi 2026, Poso dan Polewali Mandar Jadi Tujuan

Foto ilustrasi transmigrasi. - Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan program transmigrasi 2026 dengan dua daerah tujuan di Pulau Sulawesi, yakni Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kedua wilayah tersebut dipilih karena memiliki potensi ekonomi yang berbeda, mulai dari sektor pertanian hingga perkebunan, yang diharapkan dapat menjadi sumber penghidupan baru bagi transmigran.

Kabupaten Sleman memperoleh kuota sebanyak dua kepala keluarga (KK) pada program transmigrasi tahun 2026. Masing-masing KK nantinya akan ditempatkan di Kabupaten Poso dan Kabupaten Polewali Mandar setelah melalui proses seleksi.

Poso dan Polewali Mandar Tawarkan Potensi Ekonomi Berbeda

Ketua Tim Kerja Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman, Malik Syahrul, menjelaskan setiap daerah tujuan memiliki karakteristik lahan yang dapat dikembangkan sesuai potensi wilayahnya.

“Untuk Polewali Mandar potensi yang dikembangkan lahan perkebunan kakao dan kopi. Sedangkan untuk Poso potensi yang dikembangkan adalah lahan pertanian, karena memiliki tanah yang cukup subur untuk menanam sayur mayur,” kata Syahrul dihubungi, Kamis (30/7/2026).

Menurut Malik, potensi ekonomi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan lokasi penempatan transmigran agar mereka memiliki peluang membangun kehidupan dan mata pencaharian baru.

Seleksi Dimulai Agustus 2026

Proses seleksi calon transmigran dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Saat ini terdapat 32 pendaftar yang masuk dalam daftar tunggu program transmigrasi Kabupaten Sleman.

Meski demikian, hanya empat orang dari seluruh pendaftar yang menyatakan bersedia ditempatkan di Pulau Sulawesi. Sebagian besar calon transmigran masih memilih daerah tujuan di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Malik menambahkan, jumlah anggota keluarga yang akan diberangkatkan dari masing-masing kepala keluarga belum dapat dipastikan. Data tersebut baru akan diketahui setelah tahapan seleksi selesai dilaksanakan.

Disnaker Nilai Program Transmigrasi Masih Relevan

Kepala Disnaker Sleman, Epiphana Kristiyani, menilai program transmigrasi tetap menjadi solusi yang relevan, terutama bagi masyarakat yang belum memiliki aset maupun sumber daya ekonomi untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya memindahkan masyarakat ke daerah tujuan, tetapi juga memberikan dukungan agar para transmigran memiliki bekal dalam memulai kehidupan baru.

“Transmigrasi masih relevan untuk orang miskin tidak punya apa-apa. Karena kami pemerintah yang mengirimkan akan membekali dengan modal dan keterampilan. Pemerintah pusat membekali jatah hidup, rumah dan perlengkapan. Pemerintah tujuan menyiapkan lahan dan melakukan pembinaan,” kata Epiphana.

Ia menjelaskan pemerintah daerah asal memberikan modal dan pelatihan keterampilan kepada calon transmigran. Selanjutnya, pemerintah pusat menyediakan jatah hidup, rumah, serta perlengkapan, sementara pemerintah daerah tujuan menyiapkan lahan sekaligus melakukan pembinaan bagi para transmigran.

Keberhasilan Bergantung pada Semangat Transmigran

Epiphana menilai dukungan dari berbagai tingkatan pemerintah dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan transmigran apabila dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan potensi ekonomi di daerah penempatan.

Namun, ia menegaskan keberhasilan program tersebut tetap ditentukan oleh kemauan dan ketekunan setiap transmigran dalam membangun kehidupan baru.

“Semua itu akan mempercepat transmigran untuk meningkatkan kesejahteraannya. Namun, tentunya harus diikuti semangat pantang menyerah dari para transmigran untuk mengembangkan kehidupan dan sumber penghidupan baru di daerah penempatan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|