Rusia Buka Peluang Terbangkan Astronaut Indonesia ke Antariksa

21 hours ago 10

Newswire

Newswire Minggu, 16 Agustus 2026 06:37 WIB

Rusia Buka Peluang Terbangkan Astronaut Indonesia ke Antariksa

Ilustrasi penampakan Bumi./Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Rusia membuka peluang kerja sama dengan Indonesia untuk mengirim astronaut asal Indonesia ke luar angkasa. Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov mengatakan pelatihan antariksawan Indonesia menjadi salah satu topik yang telah dibahas oleh badan terkait di Moskow dan Jakarta.

Dalam wawancara bersama RIA Novosti, Tolchenov menyampaikan bahwa apabila Indonesia benar-benar tertarik mengirim astronaut ke antariksa, dinas antariksa Rusia, Roscosmos, siap membangun kerja sama untuk merealisasikan rencana tersebut.

"Kenapa kita tidak bisa mengirim astronaut Indonesia? Kalau saja dia bisa terbang ke luar angkasa dengan pesawat antariksa Rusia, hal itu akan sangat baik," ucap Dubes Rusia untuk Indonesia itu.

Rusia Pernah Terbangkan Astronaut Negara Lain

Menurut Tolchenov, Rusia sebelumnya telah berhasil menerbangkan antariksawan dari sejumlah negara. Beberapa di antaranya adalah Mongolia, Vietnam, dan Malaysia.

Peluang pengiriman astronaut Indonesia tersebut menjadi bagian dari pembahasan yang lebih luas mengenai kerja sama antariksa antara Rusia dan Indonesia. Kedua negara disebut telah lama menjajaki berbagai bentuk kolaborasi dalam eksplorasi antariksa untuk tujuan damai.

"Selama beberapa dekade terakhir, berbagai opsi kerja sama telah dijajaki, seperti peluncuran satelit ke orbit rendah Bumi," ujar kepala misi diplomatik Rusia tersebut.

Rusia Buka Peluang Terlibat di Bandar Antariksa Biak

Selain peluang menerbangkan astronaut Indonesia, Rusia sebelumnya juga menyatakan kesiapan berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur antariksa di Indonesia.

Tolchenov kepada RIA Novosti menuturkan Indonesia berencana membangun infrastruktur darat untuk peluncuran antariksa di Pulau Biak. Namun, rencana tersebut hingga kini belum difinalisasi dalam bentuk keputusan resmi pemerintah.

"Jika mitra tertarik untuk memanfaatkan pengalaman dan teknologi Rusia dalam pelaksanaan proyek semacam itu, kami bersedia berpartisipasi dalam implementasinya atas dasar saling menguntungkan," kata Tolchenov kepada RIA Novosti.

Dia menegaskan bahwa Indonesia dan Rusia merupakan mitra lama dalam bidang eksplorasi antariksa untuk tujuan damai.

BRIN Perkuat Sinergi Pembangunan Bandar Antariksa

Rencana pengembangan infrastruktur antariksa di Biak sebelumnya juga dibahas dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bandar Antariksa di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Dalam rapat tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI menyampaikan akan memperkuat sinergi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan Bandar Antariksa Nasional di Pulau Biak, Papua.

Pembangunan tersebut ditujukan untuk mewujudkan kemandirian akses antariksa sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Upaya itu dilakukan melalui penyelarasan kebijakan, regulasi, serta kesiapan infrastruktur bersama kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, unsur pertahanan dan keamanan, industri, serta perguruan tinggi.

Kepala BRIN Arif Satria menegaskan pembangunan Bandar Antariksa merupakan amanah strategis negara untuk memperkuat kemandirian Indonesia dalam akses ke antariksa.

"BRIN sedang memformulasikan regulasi turunan agar setelah pengesahan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP), penetapan lokasi dan implementasi pembangunan dapat segera dilakukan, termasuk pembukaan lahan BRIN di Biak yang direncanakan mulai tahun 2026," ujar Arif.

Arif menekankan pembangunan Bandar Antariksa sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Pengembangannya mencakup ekonomi antariksa, lingkungan antariksa, dan keamanan antariksa, serta diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|