REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi Kota masih menyelidiki penyebab pasti insiden kebakaran yang terjadi di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat. "Masih dalam penyelidikan," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Pol Kusumo Wahyu Bintoro di Bekasi, Kamis (2/5/2026).
Hingga kini, penyebab insiden tersebut belum dapat dipastikan namun ia memastikan kebakaran turut berdampak pada rumah warga hingga sejumlah kios yang ada di sekitar lokasi kejadian perkara. "Kios-kios juga ada yang terdampak," katanya.
Petugas masih mendata jumlah rumah dan bangunan terdampak kebakaran sekaligus membuka posko pengaduan untuk mengoptimalkan proses identifikasi serta pendataan warga terdampak. "Yang utama adalah keselamatan warga sekitar karena kita lihat banyak warga yang terdampak di sekitar," ujarnya.
Pihaknya bersama unsur terkait juga melakukan penanganan sementara bagi warga terdampak, termasuk menyiapkan opsi penyediaan tempat tinggal sementara, selain mendata kerugian. "Bagaimana mereka sementara tinggal di mana, itu juga yang sama-sama kita pikirkan," katanya.
Polisi memastikan posko-posko akan terus dioperasikan untuk membantu penanganan korban, termasuk warga yang rumahnya terbakar maupun korban dirawat di rumah sakit. Kebakaran melanda area SPBE Cimuning, Kota Bekasi pada Rabu (1/4), pukul 21.30 WIB. Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dari sejumlah pos berjibaku bersama warga setempat.
sumber : Antara

18 hours ago
3

















































