Pemotor Tewas Terperosok Jurang 7 Meter di Jalur Jogja-Wonosari

1 hour ago 3

Pemotor Tewas Terperosok Jurang 7 Meter di Jalur Jogja-Wonosari

Ilustrasi kecelakaan/Dokumen Harian Jogja

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur Jogja-Wonosari, Gunungkidul. Seorang pengendara sepeda motor berinisial DKD, warga Kalurahan Karangtengah, Wonosari, meninggal dunia setelah kendaraan yang dikendarainya terperosok ke jurang sedalam tujuh meter.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di Padukuhan Putat II, Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AB 2954 JM. Korban diketahui melaju dari arah Jogja menuju Wonosari sebelum kecelakaan terjadi.

Humas Polsek Patuk, Aiptu Purwanto, mengatakan kecelakaan bermula ketika korban melintasi ruas jalan yang memiliki kondisi menurun dan menikung.

Dalam kondisi tersebut, korban kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan yang dikemudikannya bergerak terlalu ke sisi kiri jalan.

Motor kemudian menabrak pagar pembatas jalan. Benturan tersebut membuat kendaraan dan pengendara terpental hingga akhirnya jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar tujuh meter.

Korban Sempat Dievakuasi

Petugas bersama warga kemudian melakukan upaya pertolongan terhadap korban yang terjatuh ke jurang.

Setelah berhasil dievakuasi, DKD dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, kondisi korban mengalami cedera serius.

Informasi terakhir yang diterima kepolisian menyebut korban meninggal dunia saat menjalani perawatan.

“Untuk mengetahui kronologi kecelakaan, kami juga sudah mendatangi lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan,” katanya.

Polisi selanjutnya melakukan penanganan di lokasi untuk mengetahui rangkaian kejadian kecelakaan tunggal tersebut.

Purwanto mengatakan peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di jalur yang memiliki karakteristik jalan menurun dan menikung.

Dia meminta pengendara tidak mengabaikan kondisi fisik saat berkendara. Kelelahan dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

“Jika lelah lebih baik beristirahat. Jangan memaksakan diri untuk tetap berkendara karena sangat rawan terjadi kecelakaan,” katanya.

Polisi Perkuat Pencegahan

Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, mengatakan kepolisian terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Gunungkidul.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menempatkan personel di sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan. Penempatan tersebut dilakukan terutama pada jam-jam tertentu yang dianggap memiliki potensi kerawanan.

Personel diterjunkan pada waktu pagi dan sore hari di sejumlah lokasi.

Selain pengawasan langsung, kepolisian juga memasang spanduk peringatan di lokasi yang rawan kecelakaan. Informasi melalui spanduk tersebut diharapkan dapat mengingatkan pengendara untuk lebih berhati-hati ketika melewati ruas jalan tertentu.

“Kami terus berupaya agar jumlah laka lantas di Gunungkidul bisa terus ditekan,” katanya.

Damus mengatakan upaya pencegahan juga menyasar kalangan pelajar. Kepolisian memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai keselamatan serta ketertiban berlalu lintas sejak usia sekolah.

Menurutnya, edukasi sejak dini diperlukan untuk membangun kesadaran tertib berlalu lintas. Para pelajar diharapkan tidak hanya memahami aturan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan keselamatan di jalan raya.

“Banyak kegiatan sosialisasi dilakuan di sekolah mulai dari kampung tertib lalu lintas hingga safety riding untuk keselamatan,” katanya.

Kecelakaan di jalur Jogja-Wonosari tersebut kembali menunjukkan pentingnya kewaspadaan pengendara ketika melintasi ruas jalan dengan kondisi menurun dan menikung.

Pengendara juga diminta memperhatikan kondisi tubuh sebelum melakukan perjalanan. Ketika merasa lelah, pengendara disarankan menghentikan perjalanan dan beristirahat sehingga konsentrasi tetap terjaga selama berkendara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|