Pelatih Vietnam Tuntut Dua Bomber Bangkit Lawan Timnas Indonesia

1 hour ago 3

Jumali

Jumali Sabtu, 01 Agustus 2026 17:37 WIB

Pelatih Vietnam Tuntut Dua Bomber Bangkit Lawan Timnas Indonesia

Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI/StockCake

Harianjogja.com, JOGJA—Laga krusial antara Timnas Indonesia dan Vietnam pada pertandingan ketiga Grup A Piala AFF 2026 akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin (3/8/2026). Pertandingan ini menjadi penentu nasib kedua tim dalam perebutan tiket ke babak semifinal.

Baik Indonesia maupun Vietnam sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos. Dengan hanya dua pertandingan tersisa di fase grup, hasil duel ini akan sangat menentukan langkah kedua tim di turnamen sepak bola terbesar Asia Tenggara tersebut.

Pelatih Vietnam Kim Sang Sik menuntut dua penyerang andalannya, Nguyen Dinh Bac dan Nguyen Tai Loc, untuk tampil maksimal saat melawan Indonesia. Dinh Bac dan Tai Loc yang merupakan striker naturalisasi asal Brasil sama-sama tumpul ketika melawan Singapura. Serangan keduanya berhasil diredam dengan pertahanan kompak yang diterapkan lawan.

"Tai Loc bermain bagus setelah masuk (babak kedua). Dia hanya tidak bisa memanfaatkan peluangnya, dan keberuntungan tidak berpihak padanya karena satu upayanya mengenai mistar gawang," ujar Kim Sang Sik dikutip dari Vietnam Express.

"Saya harap Tai Loc dan Dinh Bac akan tampil lebih baik melawan Indonesia," ucap Kim Sang Sik menambahkan. Permintaan ini menjadi sinyal bahwa pelatih asal Korea Selatan itu menyadari betul pentingnya lini depan Vietnam untuk kembali produktif demi mengamankan tiga poin.

Di sisi lain, Timnas Indonesia memiliki sedikit keuntungan jelang menghadapi Vietnam. Skuad Garuda sempat mengistirahatkan sejumlah pemain utama saat menghadapi Timor Leste pada pertandingan sebelumnya.

Beberapa nama seperti Rizky Ridho, kiper Nadeo Argawinata, hingga Bekcham Putra tidak dimainkan penuh sehingga kondisi fisik mereka lebih segar. Sementara itu, pemain-pemain seperti Dony Tri Pamungkas, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama baru dimainkan pada babak kedua. Strategi rotasi ini memberikan keunggulan bagi Indonesia dalam hal kebugaran pemain menghadapi laga penting melawan Vietnam. Pelatih Timnas Indonesia tentu berharap skuad yang lebih segar ini mampu tampil maksimal dan memanfaatkan dukungan penuh dari suporter.

Keuntungan lain bagi Indonesia adalah dukungan ribuan penonton yang diprediksi memadati Stadion Pakansari. Atmosfer pertandingan di kandang sendiri menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil all out. Dukungan dari tribun diharapkan mampu menjadi energi ekstra bagi timnas untuk membongkar pertahanan Vietnam yang dikenal disiplin.

Kemenangan atas Vietnam akan meloloskan Indonesia ke semifinal Piala AFF 2026. Ini menjadi target realistis yang diusung skuad Garuda di hadapan pendukungnya sendiri. Sebaliknya bagi Vietnam, laga ini menjadi ajang pembuktian setelah hasil kurang maksimal di pertandingan sebelumnya. Ketegangan dan drama dipastikan akan mewarnai pertemuan dua rival abadi di Asia Tenggara ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|