PBB Mau Ambil Suara Paksa Iran Buka Selat Hormuz

4 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Dewan Keamanan PBB akan mengambil suara untuk membuka Selat Hormuz. Para anggota akan merespons resolusi dari Bahrain agar PBB melindungi kapal komersial yang melalui perairan di dekat Iran tersebut.

Reuters melaporkan bahwa 15 anggota Dewan Keamanan PBB akan bertemu dan mengambil suara pada Sabtu pagi waktu New York. Informasi tersebut didapatkan dari dua diplomat PBB.

Bahrain saat ini menempati posisi sebagai ketua Dewan Keamanan PBB. Negara tersebut telah merampungkan naskah resolusi yang isinya termasuk restu untuk "menggunakan cara apa pun" untuk melindung pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani menyatakan voting akan digelar pada Jumat. Namun, voting ditunda ke Sabtu karena Jumat adalah hari libur PBB.

Bahrain telah mengamankan dukungan atas resolusi mereka dari negara-negara teluk dan Amerika Serikat. Untuk menghindari keberatan dari negara lain, terutama Rusia dan China yang memegang hak veto, Bahrain sebelumnya menghapus poin "mengikat" dalam draft resolusi mereka.

Dalam naskah yang dikutip Reuters, resolusi tersebut akan memberikan perlindungan "selama paling tidak 6 bulan .. atau sampai Dewan Keamanan memutuskan hal lain."

Namun, China telah menyatakan penolakannya. Perwakilan China di PBB, Fu Cong menegaskan bahwa China menentang segala jenis penggunaan kekuatan militer.

Menurut Fu, tindakan tersebut akan "memberikan legitimasi atas penggunaan kekuatan yang ilegal dan membabi-buta, sehingga menyebabkan eskalasi dan konsekuensi yang lebih serius."

Resolusi Dewan Keamanan PBB hanya bisa disahkan jika disetujui oleh 9 negara anggota dan tanpa veto dari salah satu lima anggota permanen yaitu Inggris, China, Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat.

Al Zayani menyatakan bahwa Iran "melakukan tindakan ilegal dan tanpa alasan yang kuat" untuk mengendalikan pelayaran internasional di Selat Hormuz sehingga mengancam kepentingan global.

Sebanyak 22 negara anggota Liga Arab mendukung resolusi Bahrain.

Pada Kamis, Inggris menggelar pertemuan dengan 40 negara dalam usaha untuk membuka dan menjamin keamanan kapal yang melalui Selat Hormuz. Inggris juga menyatakan dukungannya kepada resolusi Bahrain.

(dem/dem)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|