Newswire Minggu, 02 Agustus 2026 07:27 WIB

Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri/aa\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA— Polri memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap kondusif di tengah sorotan terhadap pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dan pusat perbelanjaan dalam beberapa hari terakhir.
Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Komjen Polisi Fadil Imran mengatakan hingga Sabtu (1/8/2026), tidak terdapat kejadian menonjol berdasarkan data daily operating reporting system.
“Sampai hari ini, berdasarkan data daily operating reporting system, itu tidak ada hal yang menonjol, tidak ada,” kata Fadil di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, pemasangan pagar oleh pemilik properti seperti mal merupakan hal yang wajar. Karena itu, masyarakat diminta tidak terpancing narasi yang menyebut akan terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Saya kira orang pagari rumahnya kan biasa. Jangan kemudian dibangun narasi seolah-olah kalau bangun pagar akan terjadi sesuatu. Saya kira tidak seperti itu tafsir dan terjemahannya,” ucapnya.
Memasuki Agustus, Fadil menegaskan kepolisian tidak melakukan antisipasi khusus karena seluruh personel memang selalu berada dalam kondisi siaga.
“Setiap hari kami jaga terus. Brimob siaga, Sabhara siaga. Jadi tidak ada (antisipasi khusus), biasa saja, semua kita siaga selalu,” tuturnya.
Sebelumnya, sejumlah mal di Jakarta dilaporkan memasang pagar tinggi. Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur DKI Pramono Anung meminta pengelola pusat perbelanjaan tidak merasa khawatir secara berlebihan karena situasi di ibu kota tetap aman.
“Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali,” kata Pramono, Jumat (31/7).
Pramono menilai peristiwa itu mengingatkan pada unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi pada Agustus 2025. Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan TNI/Polri serta pihak terkait lainnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Jakarta.
“Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang ada untuk menikmati Jakarta seperti hari ini kita semua menikmati Blok M," ucap Gubenur.
Di sisi lain, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Media Hasan Nasbi mengajak masyarakat memeriksa kebenaran informasi yang berpotensi memicu ketakutan di tengah beredarnya isu mengenai potensi gangguan keamanan.
“Kita jangan memperbesar berita-berita yang tidak baik. Berita-berita yang menebar ketakutan itu sebaiknya diklarifikasi juga. Nah teman-teman wartawan kan bisa cek sendiri. Bisa bikin cek fakta benar nggak 'fear monger' yang sedang beredar itu,” kata Hasan di Kompleks Istana Kepresidenan, di Jakarta, Jumat (31/7).
Menurut dia, masyarakat perlu tetap bersikap optimistis karena kondisi negara dalam keadaan baik dan pemerintah terus menjalankan berbagai program.
Hasan mencontohkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan lebih dari seratus pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang berlangsung dengan komunikasi dua arah. Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan dari pelaku usaha diterima dengan baik oleh Presiden.
"Tanya-jawab dengan presiden, masukan-masukan mereka sangat konstruktif, diterima dengan baik oleh presiden. Dan nggak ada alasan buat kita nggak maju,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































