REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Objek wisata di kawasan Lembang bersiap menyambut libur panjang yang dimulai dari momen Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Mereka berharap libur panjang kali ini bisa mendongkrak seluruh lini bisnis pariwisata di kawasan tersebut.
"Kami cuma berharap kunjungan bisa ramai, wisatawan meriah. Kalau soal kesiapan, kan libur panjang seperti ini bukan sekali atau dua kali, tapi sudah berkali-kali. Jadi tentunya kami siap," kata pemilik objek wisata Floating Market, Perry Tristianto saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025, pemerintah menetapkan Rabu, 27 Mei 2026 sebagai libur nasional Idul Adha 1447 Hijriah. Kemudian, Kamis, 28 Mei 2026 ditetapkan sebagai cuti bersama Idul Adha.
Sementara Jumat, 29 Mei 2026 masih berstatus hari kerja, tetapi masyarakat bisa menikmati long weekend lebih panjang apabila mengambil cuti tambahan pada hari itu. Setelah itu, libur akan berlanjut ke akhir pekan pada Sabtu dan Ahad. Rangkaian tanggal merah kemudian disambung dengan Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026 yang telah ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Perry mengatakan, objek wisata yang dikelolanya sudah menerapkan Sapta Pesona yang bertujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada wisatawan, khususnya yang datang ke desa wisata. Terutama perihal keamanan dan keselamatan wisatawan.
Selain itu, objek wisata yang dikelolanya menawarkan hal yang menarik yang membuat pengunjung betah. Dari mulai kuliner unik di Pasar Apung yang menawarkan pengalaman belanja atau kulineran di atas air, pengunjung bisa menemukan jenis kuliner lokal yang lezat dan khas.
Perahu-perahu terapung yang berjejer di atas danau menjual makanan dan minuman, mulai dari jajanan tradisional seperti batagor, cilok, siomay, hingga makanan berat seperti nasi timbel, sate, ikan bakar, kacang rebus dan lainnya.
Untuk menikmati makanan di Floating Market yang menyerupai Pasar Apung di Thailand, pengunjung menggunakan sistem transaksi khusus berupa koin yang dibeli terlebih dahulu di loket yang sudah disediakan.
Ada beberapa denominasi koin yang tersedia, seperti Rp 5.000, Rp 10.000 dan Rp 20.000. Selain Pasar Apung, ada berbagai wahana lainnya yang bisa dinikmati pengunjung di Floating Market. Dari mulai berbagai jenis perahu, flying fox, rainbow slide, becak mini, ATV, gokart, rainbow garden dan sebagainya.
"Kami sangat siap tentunya menyambut libur panjang di pekan ini. Wisatawan bisa menikmati udara Lembang sambil berkuliner serta menikmati wahana," kata Perry.
Sebelumnya, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail berharap momen libur panjang kali ini bisa mendongkrak kunjungan wisatawan dan okupansi penginapan di Bandung Barat. Dirinya mengatakan, banyak objek wisata di kawasan Lembang, Cisarua, Parongpong dan wilayah lainnya yang menarik untuk dikunjungi pelancong.
"Harapan saya libur panjang ini makin banyak pengunjung. Tentunya ini baik juga buat Bandung Barat karena memang di sini banyak beberapa lokasi favorit untuk para wisatawan untuk liburan. Tapi tentunya kita harus perhatikan juga jalan-jalan menuju lokasi wisatanya agar aman," ujar Jeje.
Untuk mengantisipasi padatnya kawasan wisata di Bandung Barat, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Kawasan wisata Lembang, Parpongpong dan Cisarua diprediksi masih menjadi objek kepadatan pengunjung di Bandung Barat.
"Saya juga berkoordinasi dengan pihak Polres Cimahi bagaimana persiapannya apakah mereka yang selalu lintas karena memang akan sangat padat. Jadi saya memikirkan bagaimana masyarakat bisa berlibur dengan tenang dengan lancar," kata Jeje.

8 hours ago
6















































