
Ilustrasi uang rupiah - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah Kota New York mendukung rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan obligasi daerah senilai Rp5,6 triliun pada 2027. Instrumen pembiayaan tersebut disiapkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, termasuk pengembangan transportasi publik seperti LRT.
Dukungan itu disampaikan Wali Kota New York Zohran Mamdani dalam pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Mamdani bahkan menawarkan dukungan teknis melalui pengiriman tim keuangan New York untuk berbagi pengalaman mengenai penerbitan obligasi daerah.
“Saya akan mengirimkan tim keuangan kami ke Jakarta untuk berbagi pengalaman New York dalam menggunakan obligasi daerah untuk membiayai pembangunan,” ujar Mamdani, dikutip dari siaran pers, Senin (21/9/2026).
New York Tawarkan Pengalaman Obligasi Daerah
New York selama ini menggunakan obligasi daerah untuk mendukung pembiayaan berbagai proyek publik. Penggunaannya mencakup pembangunan infrastruktur, pengolahan sampah, hingga fasilitas umum.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu materi yang ditawarkan kepada Pemprov DKI Jakarta. Hal itu sejalan dengan rencana pemerintah daerah mencari sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur melalui penerbitan obligasi daerah.
Dukungan dari New York tersebut memberikan perspektif tambahan bagi Jakarta dalam menyiapkan skema pembiayaan pembangunan. Pengalaman New York dapat menjadi salah satu referensi yang dipelajari DKI Jakarta dalam mengembangkan instrumen pembiayaan infrastruktur tersebut.
Jakarta dan New York Bahas Persoalan Perkotaan
Dalam pertemuan tersebut, Mamdani dan Pramono juga membahas sejumlah persoalan perkotaan yang dihadapi Jakarta dan New York. Isu yang dibicarakan meliputi kemacetan, banjir, polusi udara, hingga pengembangan transportasi publik.
Pramono menjelaskan Jakarta menghadapi mobilitas penduduk yang tinggi. Lebih dari 4 juta orang masuk dan keluar Jakarta setiap hari pada jam sibuk sehingga kebutuhan terhadap transportasi publik menjadi salah satu persoalan utama kota.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat, Pemprov DKI Jakarta menyediakan layanan transportasi publik gratis bagi 15 kelompok masyarakat. Kelompok tersebut antara lain warga lanjut usia, penyandang disabilitas, penerima Kartu Jakarta Pintar dan penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul.
Jakarta Perkuat Infrastruktur Pengendalian Banjir
Selain persoalan transportasi, penanganan banjir juga menjadi bagian dari agenda pembangunan perkotaan Jakarta.
Pemerintah daerah menjalankan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, mendorong pengurangan penggunaan air tanah untuk menekan penurunan muka tanah, serta mengembangkan rencana pembangunan Giant Sea Wall.
Pramono menyebut persoalan banjir menjadi salah satu tantangan yang juga dihadapi New York.
“Sama seperti New York, salah satu tantangan Jakarta adalah banjir. Karena itu, kami terus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir, mengurangi penggunaan air tanah untuk menekan penurunan muka tanah, serta mengembangkan Giant Sea Wall,” jelas Pramono.
Rencana penerbitan obligasi daerah senilai Rp5,6 triliun pada 2027 menjadi salah satu opsi pembiayaan yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Pengalaman New York dalam memanfaatkan obligasi daerah menjadi salah satu referensi yang dapat dipelajari Jakarta dalam menyiapkan skema tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































