MotoGP Terapkan Grid Start Lebih Lebar Mulai GP Jerman 2026

1 hour ago 2

Jumali

Jumali Selasa, 09 Juni 2026 13:27 WIB

MotoGP Terapkan Grid Start Lebih Lebar Mulai GP Jerman 2026

Foto ilustrasi Motogp. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA — Dunia balap motor kelas dunia bersiap menerapkan transformasi krusial pada prosedur lepas start.

Langkah ini diambil setelah seluruh tim kontestan mencapai kesepakatan bulat untuk menambah jarak antar-baris pada grid posisi. Kebijakan ini dijadwalkan akan mulai diterapkan secara perdana pada gelaran GP Jerman 2026 mendatang.

Keputusan tegas ini merupakan respons langsung pasca-insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah pebalap di Tikungan 1 Sirkuit Barcelona-Catalunya. Peristiwa nahas saat restart pertama GP Catalunya tersebut bahkan mengakibatkan pebalap LCR Honda, Johann Zarco, mengalami cedera serius dan hingga saat ini masih dalam masa pemulihan.

Semenjak insiden mengerikan di pertengahan Mei lalu, pihak promotor MotoGP Sports Entertainment Group (MGPSEG) segera bergerak. Mereka menginisiasi serangkaian pertemuan intensif dengan Asosiasi Produsen Olahraga Sepeda Motor (MSMA) serta perwakilan tim untuk mencari solusi konkret.

Fokus utama dari diskusi tersebut adalah merumuskan strategi guna mengurangi tingkat kepadatan motor saat rombongan pebalap memasuki tikungan pertama, yang selama ini dinilai sebagai titik paling rawan kecelakaan.

Setelah diskusi panjang, semua pihak mencapai kesepakatan final yang menghasilkan cetak biru keselamatan dalam dua fase utama.

Fase Pertama (GP Jerman, Sachsenring, 12 Juli 2026):

  • Jarak antar-baris di grid start akan diperlebar sejauh 3 meter.

  • Langkah ini diharapkan mampu memberikan ruang gerak yang lebih aman bagi para pebalap.

Fase Kedua (GP Inggris, Silverstone, pertengahan Agustus 2026):

  • Melarang total penggunaan holeshot device saat start balapan.

  • Aturan ini sebenarnya sudah masuk draf regulasi 2027, namun pelaksanaannya dipercepat karena insiden Johann Zarco.

  • Pebalap tetap diizinkan mengaktifkan perangkat tersebut setelah balapan berjalan.

Sebagai langkah awal, para tim sepakat melakukan uji coba prosedur baru ini pada seri berikutnya di Sirkuit Brno, Republik Ceko, dua pekan ke depan. Jika proses simulasi berjalan mulus, proposal ini akan langsung diserahkan ke Komisi Grand Prix untuk disahkan ke dalam regulasi resmi. Melihat besarnya dukungan dari seluruh elemen di paddock, pengesahan aturan baru ini tampaknya hanya tinggal menunggu masalah formalitas.

Berbicara di Mugello pekan lalu, direktur olahraga MotoGP Carlos Ezpeleta mengakui bahwa MGPSEG sedang mengevaluasi sejumlah langkah.

"Mengubah grid adalah modifikasi yang sangat, sangat signifikan untuk kejuaraan. Tergantung pada ruang yang tersedia antara garis start dan tikungan terakhir, hal itu dapat memerlukan perubahan substansial di beberapa sirkuit," kata Carlos Ezpeleta, dikutip dari Motorsport.com, Selasa (9/6/2026).

Pelarangan holeshot device sejatinya memang sudah masuk ke dalam draf regulasi teknis baru MotoGP untuk musim 2027. Namun, insiden horor yang menimpa Johann Zarco di Barcelona memaksa pemangku kebijakan untuk mempercepat implementasinya di musim ini.

Pada awalnya, sempat ada wacana bahwa larangan ini hanya akan berlaku di trek berkarakter high-speed seperti Silverstone dan Phillip Island. Namun demi asas keadilan dan keselamatan, regulasi ini akhirnya diputuskan berlaku di seluruh sirkuit.

Perubahan format start MotoGP merupakan langkah maju yang krusial untuk keselamatan pebalap. Dengan jarak grid yang lebih lebar dan penghapusan holeshot device saat start, diharapkan kecelakaan beruntun di tikungan pertama bisa diminimalkan.

Uji coba di Sirkuit Brno akan menjadi penentu apakah regulasi ini efektif sebelum diterapkan secara permanen. Dunia MotoGP kini sedang bergerak menuju era balapan yang jauh lebih aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|