Minum Air di Tengah Makan, Sehat atau Ganggu Pencernaan?

2 hours ago 1

Seorang wanita sedang minum air putih. Minum air putih di sela-sela makan menjadi salah satu kebiasaan yang cukup umum dilakukan oleh masyarakat di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Minum air putih di sela-sela makan menjadi salah satu kebiasaan yang cukup umum dilakukan oleh masyarakat di Indonesia. Namun yang menjadi pertanyaan apakah kebiasaan ini menyehatkan atau justru menganggu proses pencernaan?

Menanggapi hal tersebut, dokter spesialis gastroenterologi dr Rubal Gupta mengatakan kebiasaan minum air putih saat makan tidak bisa dinilai secara hitam putih. Menurut dia, dampaknya akan sangat bergantung pada cara dan jumlah konsumsi air.

Jika meyeruput air dalam takaran yang wajar, kebiasaan ini bisa memberikan manfaat bagi kesehatan termasuk membantu melunakkan makanan sehingga lebih mudah ditelan. Selain itu, air juga membantu makanan bergerak lebih lancar melalui lambung dan usus sehingga mendukung proses pencernaan.

"Demikian pula, saat makan makanan kering atau tinggi serat, menyeruput air dapat membuat makanan lebih mudah dan nyaman dikonsumsi. Ini juga dapat membantu mengatur rasa kenyang, karena minum sedikit air di antara suapan dapat mengurangi kemungkinan makan berlebihan," kata Gupta dilansir laman Hindustan Times, Kamis (21/5/2026).

la mengatakan, pada orang sehat, jumlah air normal yang diminum saat makan tidak secara signifikan mengganggu asam lambung atau enzim pencernaan. Tubuh, kata dia, mampu menyesuaikan produksi cairan pencernaan secara alami.

Walaupun aman dalam jumlah kecil, konsumsi air berlebihan saat makan justru perlu diwaspadai. Menurut dr Gupta, kebiasaan meneguk air dalam jumlah banyak saat makan dapat menimbulkan ketidanyamanan pada pencernaan.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|