Harianjogja.com, JOGJA—PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Yogyakarta kembali melaksanakan kegiatan pemeliharaan jaringan distribusi listrik secara berkala untuk memastikan keandalan suplai energi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan data resmi yang dirilis PLN, pemadaman listrik bergilir dijadwalkan terjadi di sejumlah titik pada Selasa, 9 Juni 2026.
Sehubungan dengan agenda tersebut, masyarakat di wilayah terdampak diminta untuk melakukan antisipasi sejak awal agar aktivitas harian, baik di rumah tangga maupun sektor usaha, tetap berjalan meski terjadi gangguan sementara aliran listrik. Kegiatan pemeliharaan ini difokuskan pada perbaikan dan peningkatan infrastruktur jaringan PLN di beberapa lokasi strategis.
Jadwal Pemadaman Listrik Wilayah Bantul
Gelombang pertama pemadaman di wilayah Bantul dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00–13.00 WIB dengan jenis pekerjaan berupa pemeliharaan jaringan. Wilayah yang terdampak meliputi Kelurahan Ganden, Pundong, dan sekitarnya.
Selanjutnya, gelombang kedua pemadaman masih berada di wilayah Bantul dengan waktu pelaksanaan 13.00–16.00 WIB. Pekerjaan serupa kembali dilakukan dengan cakupan wilayah terdampak yang lebih luas di Kabupaten Bantul.
Adapun area yang terdampak meliputi Bobok Patalan Jetis, Gerselo Patalan Jetis, Jamprit Sri Hardono, Tanjungkarang Patalan Jetis, Ngupit Patalan Jetis, Panjangjiwo Patalan Jetis, Butuh Patalan Jetis, Derso Srihardono Pundong, Candi Sri Hardono Pundong, Salam Patalan Jetis, Gaduh Patalan Jetis, Piring Srihardono Pundong, Banjardowo Patalan Jetis, Ketandan Patalan Jetis, Kategon Patalan Jetis, Sulang Kulon Patalan Jetis, Dkh Sukun Patalan Jetis, Sawahan Sri Hardono Pundong, Botorawi Patalan Jetis, Mejing Mulyodadi Bambanglipuro, Krapakan Sri Hardono Pundong, Monggang Sri Hardono Pundong, serta wilayah sekitarnya.
PLN juga menegaskan bahwa jadwal pemadaman listrik dapat berubah sewaktu-waktu apabila terdapat kendala teknis maupun kondisi darurat di lapangan yang membutuhkan penanganan segera.
Imbauan Keselamatan Ketenagalistrikan PLN
Selama proses pemeliharaan berlangsung, PLN mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan ketenagalistrikan (K2). Sejumlah imbauan yang disampaikan antara lain:
Masyarakat diminta menjaga jarak aman minimal 3 meter dari jaringan listrik dan dilarang mendirikan bangunan, tiang antena, maupun baliho terlalu dekat dengan instalasi listrik.
Selain itu, aktivitas bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik juga dilarang keras karena berpotensi menyebabkan gangguan dan korsleting. PLN juga mengimbau agar tidak melakukan penebangan pohon atau pemangkasan dahan yang dekat dengan jaringan listrik tanpa koordinasi dan pengawasan petugas resmi.
Untuk memantau informasi pemeliharaan dan perubahan jadwal secara lebih cepat, masyarakat dapat mengakses layanan resmi melalui tautan bit.ly/perbaikanlistrikdiy, akun media sosial @plnjogja, serta aplikasi PLN Mobile yang juga menyediakan fitur pelaporan gangguan listrik secara langsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































