Sebuah proyektil melintasi langit di atas kota Nablus, Tepi Barat, 27 Maret 2026. Militer Israel melaporkan bahwa mereka telah mendeteksi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju Israel, beberapa di antaranya menghantam Israel tengah.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa rudal canggih dan drone antariksa Iran telah sepenuhnya mengunci target Amerika dan kapal musuh di seluruh wilayah Teluk Persia. Pasukan siap siaga menunggu perintah akhir untuk menyerang.
“Rudal dan drone antariksa telah mengunci musuh dan kami menunggu perintah penembakan,” kata Brigadir Jenderal Seyyed Majid Mousavi dalam sebuah pernyataan yang diunggah di media sosial pada Sabtu malam.
Pernyataan komandan senior IRGC ini muncul di tengah meningkatnya provokasi AS di Teluk Persia dan mengirimkan pesan yang sangat jelas bahwa Republik Islam tidak akan mentolerir agresi Amerika lebih lanjut.
Seperti dilansir media Iran, Press TV, peringatan tegas ini menyusul respons tegas IRGC baru-baru ini terhadap tindakan permusuhan Amerika.
Pasukan AS melancarkan serangan terhadap kapal dan tanker Iran di dekat Jask. Angkatan Laut IRGC disebut dengan cepat melancarkan operasi balasan yang tepat menggunakan rudal balistik anti-kapal, rudal jelajah, dan drone berdaya ledak tinggi.

2 hours ago
2
















































