Kiamat Kurir Online, Penggantinya Kasih Ongkir Lebih Murah

8 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Era kurir online manusia mulai mendapat ancaman serius. Pasalnya, kini ada robot dan drone pengantar makanan otonom yang diprediksi bakal menggantikan peran pengemudi.

Dengan adanya robot dan drone disebut dapat memangkas ongkos kirim (ongkir) hingga hanya sekitar US$1 atau sekitar Rp16 ribuan per pesanan.

Laporan terbaru dari Barclays menyebutkan teknologi pengiriman otonom berpotensi menghemat biaya hingga US$8-US$9 per pengantaran dibanding model kurir tradisional. Efisiensi ini dinilai mampu membuka potensi keuntungan global hingga US$16 miliar per tahun bagi industri food delivery.

Saat ini, biaya pengiriman robot dan drone masih berkisar US$5-US$7 per order di pasar awal. Meski begitu, angka tersebut sudah lebih murah US$3-US$4 dibandingkan pengiriman menggunakan kurir manusia. Dalam jangka panjang, biaya ini diproyeksi turun drastis hingga US$1 per pengantaran.

Sejumlah platform besar mulai mengadopsinya. DoorDash menggandeng operator robot trotoar dan drone untuk mempercepat adopsi teknologi. Langkah ini disebut Barclays sebagai pergeseran strategis yang jelas di industri pengantaran makanan global, demikian dikutip dari Reuters, Kamis (16/4/2026).

Meski masih tahap awal, penetrasi pengiriman otonom saat ini baru di bawah 1% dari total pesanan global. Namun Barclays memperkirakan angkanya naik menjadi 2% pada akhir dekade ini dan melonjak hingga sekitar 10% pada 2035.

Dalam jangka pendek, Barclays menilai DoorDash dan raksasa China Meituan akan menjadi pihak paling diuntungkan karena sudah melakukan implementasi komersial lebih awal.

Sementara itu, Uber juga dinilai berada dalam posisi kuat untuk memanfaatkan tren otomatisasi. Investor teknologi Belanda Prosus bahkan diproyeksi menjadi penerima manfaat jangka panjang dari pergeseran ini.

Adapun pemain lain seperti Delivery Hero, unit Timur Tengahnya Talabat, serta super app Asia Tenggara Grab disebut masih berada di tahap uji coba dengan potensi keuntungan dalam jangka menengah hingga panjang.

(fab/fab)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|