Kepala Bapanas bahas stabilisasi harga telur bersama peternak

3 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumpulkan perwakilan peternak ayam petelur dari seluruh Indonesia guna membahas upaya untuk menjaga stabilitas harga telur di tingkat produsen.

"Kami ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kita, peternak (ayam) petelur seluruh Indonesia yang hadir menemui kami, meminta kebijakan-kebijakan yang bisa memperbaiki harga telur yang turun," kata Amran di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, pemerintah berusaha bergerak cepat untuk mengatasi masalah kelebihan pasokan yang membuat harga telur ayam ras di tingkat peternak turun hingga di bawah tingkat yang menguntungkan bagi peternak.

Menurut dia, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah untuk melindungi peternak dari potensi kerugian akibat kelebihan stok, menjaga keberlanjutan usaha peternakan, serta menstabilkan pasokan dan harga telur.

"Saya bangga dengan peternak petelur seluruh Indonesia mampu memenuhi kebutuhan anak bangsa, surplus bahkan ekspor ke negara lain. Di sisi lain kami sudah mengambil beberapa kebijakan, langkah-langkah agar kita bisa lindungi mereka, jangan sampai merugi," katanya.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan mengawal penerapan Harga Acuan Pembelian (HAP) telur di tingkat peternak sebesar Rp26.500 per kilogram.

Ia juga mengimbau para peternak untuk ikut memantau penerapan harga acuan pembelian telur.

Selain itu, pemerintah melalui Perum Bulog menyalurkan jagung dalam Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai daerah guna menjaga stabilitas harga pakan ternak dan mendukung keberlanjutan usaha peternakan.

Amran telah berkomunikasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati guna mengupayakan peningkatan penyerapan telur melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Saya menelepon langsung Ibu Kepala BGN, dan Beliau langsung menyanggupi. Insya Allah jumlahnya, kuantumnya, akan ditingkatkan untuk BGN kita seluruh Indonesia," katanya.

Amran menyampaikan bahwa penyaluran telur untuk Program MBG akan ditingkatkan menjadi tiga kali dalam sepekan.

"Iya, tiga kali seminggu, cepat itu, nanti akan cepat," katanya.

Ketua Pinsar Petelur Nasional Yudianto Yosgiarso mengapresiasi langkah cepat pemerintah untuk membantu keberlangsungan usaha peternak.

Peningkatan penyerapan telur untuk Program MBG, menurut dia, akan sangat membantu peternak dalam mengatasi kelebihan pasokan.

"Ini sangat membantu kami dan kami juga terima kasih atas inisiatif dari Bapak Menteri. BGN juga akan menyerap telur dari peternak, seminggu menjadi tiga kali kembali, yang kemarin baru satu kali," kata Yudianto.

Dia mengimbau para pedagang dan pelaku usaha mematuhi aturan harga acuan pembelian telur yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Selain itu, dia mengimbau para peternak untuk segera melapor ke Badan Pangan Nasional jika mendapati pembelian telur dengan harga di bawah acuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. 

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|