Israel Serang Markas Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon, Ada yang Gugur

4 days ago 8

Kondisi pasukan TNI yang bertugas sebagai UNIFIL kala diserang militer Zionis Israel (IDF) di Naquora, Lebanon Selatan, Kamis (10/10/2024) pagi waktu setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Israel dilaporkan melakukan serangan terhadap pangkalan penjaga perdamaian PBB yang berisi pasukan Indonesia di Lebanon selatan. Sementara seorang anggota kontingen pasukan perdamaian dilaporkan gugur terkena serpihan rudal. 

Pasukan Indonesia diserang di pangkalan di Aadshit al-Qusayr, di distrik Marjayoun, di selatan, lapor Kantor Berita Nasional Lebanon. Penyiar Al Jadeed News melaporkan bahwa ada korban jiwa dan helikopter sedang mengangkut korban luka.

Kandice Ardiel, juru bicara Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), telah mengkonfirmasi bahwa beberapa penjaga perdamaian terluka setelah ledakan di posisi PBB di Lebanon selatan. 

“Sebuah proyektil meledak malam ini di lokasi UNIFIL dekat Adshit al-Qusayr, mengakibatkan sejumlah penjaga perdamaian terluka,” kata Ardiel seperti dikutip Kantor Berita Nasional. 

“Seorang penjaga perdamaian tewas secara tragis tadi malam ketika sebuah proyektil meledak di posisi UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr,” katanya, seraya menambahkan bahwa seorang lainnya “terluka parah”. 

"Kami tidak mengetahui asal muasal proyektil tersebut. Kami telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui semua keadaannya."

Insiden ini menggarisbawahi meningkatnya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditempatkan di Lebanon selatan, wilayah yang berulang kali mengalami konflik antara pasukan Israel dan kelompok bersenjata. UNIFIL, yang didirikan untuk memantau gencatan senjata di sepanjang Jalur Biru, beranggotakan kontingen dari berbagai negara, termasuk Indonesia, dan memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas di sepanjang perbatasan.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|