BPS: Inflasi Jateng di Maret 2026 turun.
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG, – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa inflasi di Jawa Tengah pada Maret 2026 mencapai 3,54 persen, mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,43 persen. Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Said, menyatakan bahwa inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal dengan angka 3,99 persen, sedangkan inflasi terendah tercatat di Kabupaten Wonosobo dengan 3,15 persen.
Kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok seperti daging ayam, beras, telur, dan minyak goreng menjadi kontributor utama inflasi. Sebaliknya, penurunan harga cabai merah dan cabai rawit memberikan dampak deflasi. Selain itu, kelompok transportasi turut menyumbang angka inflasi pada bulan tersebut, terutama dengan kenaikan harga pada mobil, sepeda motor, dan angkutan antarkota.
BPS juga mengungkapkan peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) yang mencapai 116,38 pada Maret 2026, lebih tinggi dibandingkan bulan Februari yang berada pada angka 116,18. Kenaikan tertinggi dalam NTP terjadi pada subsektor perikanan.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 day ago
3

















































