Indonesia Masuk 20 Besar Negara dengan Utang Terbesar

1 hour ago 4

Indonesia Masuk 20 Besar Negara dengan Utang Terbesar

Dolar Amerika Serikat - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Amerika Serikat (AS) diproyeksikan tetap menjadi negara dengan utang pemerintah terbesar di dunia pada 2026. Berdasarkan proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF), nilai utang pemerintah AS mencapai US$40,74 triliun, sementara Indonesia berada di peringkat ke-19 dunia dengan total utang sekitar US$639 miliar.

Meski masuk dalam 20 besar negara dengan utang pemerintah terbesar berdasarkan nilai nominal, posisi Indonesia dinilai masih relatif aman jika diukur menggunakan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB).

AS Masih Memimpin Daftar Utang Terbesar Dunia

Proyeksi IMF menunjukkan utang pemerintah Amerika Serikat masih menjadi yang terbesar secara nominal, bahkan melampaui total gabungan utang China, Jepang, Inggris, dan Prancis.

Secara umum, utang pemerintah digunakan untuk membiayai belanja negara sesuai prioritas anggaran, menutup defisit fiskal, hingga melakukan refinancing, yakni melunasi utang yang jatuh tempo melalui penerbitan utang baru. Strategi tersebut lazim diterapkan banyak negara untuk menjaga likuiditas dan mengelola profil utang.

10 Negara dengan Utang Pemerintah Terbesar 2026

Berdasarkan nilai nominal, berikut daftar 10 negara dengan utang pemerintah terbesar pada 2026:

Amerika Serikat: US$40,74 triliun
China: US$22,29 triliun
Jepang: US$8,9 triliun
Inggris: US$4,4 triliun
Prancis: US$4,25 triliun
Italia: US$3,79 triliun
Jerman: US$3,52 triliun
India: US$3,46 triliun
Kanada: US$2,7 triliun
Brasil: US$2,5 triliun

Sementara itu, Indonesia menempati peringkat ke-19 dengan total utang pemerintah sekitar US$639 miliar.

Rasio Utang Indonesia Lebih Rendah

Peringkat berdasarkan nilai nominal berbeda ketika utang dibandingkan dengan ukuran ekonomi masing-masing negara.

IMF mencatat rasio utang pemerintah Indonesia terhadap PDB berada di kisaran 40,75%, jauh lebih rendah dibandingkan sejumlah negara maju maupun berkembang.

Negara dengan Rasio Utang terhadap PDB Tertinggi

Berdasarkan rasio utang terhadap PDB, berikut 10 negara dengan beban utang terbesar pada 2026:

Jepang: 204,4%
Singapura: 171,9%
Sudan: 169,1%
Bahrain: 152,4%
Italia: 138,4%
Yunani: 136,9%
Senegal: 132,3%
Maladewa: 129,4%
Amerika Serikat: 125,8%
Ukraina: 122,6%

Data tersebut menunjukkan besarnya nilai utang secara nominal tidak selalu mencerminkan besarnya beban fiskal suatu negara.

Investor Menilai Lebih dari Besaran Utang

Selain jumlah utang, investor juga mempertimbangkan ukuran ekonomi, kredibilitas fiskal, stabilitas politik, serta kemampuan pemerintah memenuhi kewajiban pembayaran.

Status dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia membuat surat utang pemerintah Amerika Serikat tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati investor global.

Di sisi lain, Jepang masih mampu mempertahankan rasio utang di atas 200% dari PDB berkat dukungan investor domestik yang kuat serta sistem keuangan yang matang.

Sebaliknya, negara berkembang dengan rasio utang lebih rendah belum tentu memiliki risiko yang kecil apabila menghadapi keterbatasan akses pembiayaan dan menurunnya kepercayaan pasar.

Posisi Indonesia Dinilai Masih Terkendali

Dengan rasio utang sekitar 40,75% terhadap PDB, posisi fiskal Indonesia masih berada di bawah banyak negara dalam daftar tersebut.

Kondisi ini menunjukkan ruang fiskal Indonesia masih relatif lebih baik, meski nilai nominal utang pemerintah terus meningkat seiring pertumbuhan ukuran ekonomi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|