REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Kepastian waktu kepulangan jenazah Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon hingga kini masih belum diketahui. Pihak keluarga di rumah duka di Pedukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, masih menunggu informasi resmi terkait proses pemulangan.
Di tengah ketidakpastian tersebut, ibunda almarhum, Supinah, mengatakan telah berkomunikasi dengan menantunya, Fafa Nur Azila yang saat ini masih berada di Aceh. Sang menantu berencana kembali ke Kulon Progo, namun masih mencari tiket perjalanan.
"Tadi malam itu, video call (dengan menantu -Red), saya tanyakan cucu terus pulangnya kapan, katanya nunggu tiket. tiketnya kemarin belum dapat," kata Ibunda almarhum, Supinah saat dijumpai di rumah duka, Selasa (31/3/2026).
"Iya, iya (akan ke sini -Red), di sini," katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kalurahan Sidorejo juga menyatakan masih menunggu kepastian dari pihak keluarga terkait waktu pemakaman. Kepala Desa Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Sutrisno, menegaskan pihaknya siap membantu seluruh proses yang diperlukan.
"Kami selaku pemerintah desa ngikut dengan keluarga yang mana belum ada kepastian terkait dengan jasadnya mas Farizal. Yang jelas keluarga masih menunggu, kami siap untuk pemakaman yang dikehendaki dari pihak keluarga. Tidak jauh sekitar setengah kilo, jalan provinsi," ujarnya.
Sutrisno menjelaskan, warga setempat telah mulai melakukan persiapan pemakaman sejak kabar duka diterima. Lokasi pemakaman pun telah ditentukan sesuai permintaan keluarga.
"Persiapannya dari biasa dari warga begitu ada yang meninggal, kami sejak dari kemarin sudah menggali lubang karena keluarga meminta sementara pemakaman tetap disini, di kampung ini. Bukan (makam keluarga) di makam umum, di kakeknya. Jaraknya setengah kilo," ungkapnya.
Namun demikian, hingga saat ini belum ada kepastian kapan jenazah almarhum akan tiba di rumah duka.
"Belum, sekarang belum ada (kepastian). Masih menunggu," ujarnya.

2 days ago
8

















































