Hamilton dan Verstappen Hidupkan Duel Klasik di Kanada

3 hours ago 2

Hamilton dan Verstappen Hidupkan Duel Klasik di Kanada

Ilustrasi balapan Formula 1 - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Duel sengit antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen menjadi sorotan utama pada GP Kanada 2026 di Sirkuit Gilles Villeneuve, Minggu waktu setempat.

Balapan di Montreal tersebut menghadirkan kembali nuansa rivalitas klasik Formula 1 yang sempat meredup dalam beberapa musim terakhir. Aksi saling menyalip antara Hamilton dan Verstappen membuat penonton terus terpaku hingga garis finis.

Hamilton Akhirnya Tampil Kompetitif Bersama Ferrari

Bagi Hamilton, hasil di Kanada menjadi salah satu penampilan terbaiknya sejak bergabung dengan Scuderia Ferrari.

Pembalap Inggris berusia 41 tahun itu sempat kehilangan posisi dari Verstappen pada awal balapan. Namun pada stint terakhir, Hamilton berhasil merebut kembali posisi melalui manuver agresif di sisi luar Tikungan 1.

Meski terus mendapat tekanan dari Verstappen hingga lap terakhir, Hamilton mampu mempertahankan posisinya dan mengamankan podium ke-204 sepanjang karier Formula 1 miliknya.

Sementara itu, Verstappen yang membela Oracle Red Bull Racing harus puas finis di posisi ketiga. Hasil tersebut sekaligus menjadi podium pertamanya pada musim 2026.

Keputusan Berani Hamilton Mulai Berbuah Hasil

Usai balapan, Hamilton mengungkapkan bahwa performa kompetitifnya di Montreal dipengaruhi keputusan berbeda yang ia ambil sepanjang akhir pekan.

Dalam wawancara dengan media motorsport Crash.net, Hamilton mengaku memilih tidak menggunakan simulator Ferrari sebelum balapan dan lebih mengandalkan insting serta pengalaman panjangnya di Formula 1.

“Saya memilih pendekatan yang berbeda akhir pekan ini melalui analisis data, bekerja sangat baik dengan insinyur saya,” ujar Hamilton.

Ia juga memuji dukungan Team Principal Ferrari, Fred Vasseur, yang disebutnya terus membantu mencari setelan mobil paling nyaman untuk dirinya.

Perubahan pendekatan tersebut mulai terlihat dari peningkatan performa Ferrari sepanjang akhir pekan GP Kanada.

Verstappen Menikmati Duel Ketat

Di sisi lain, Verstappen justru menikmati pertarungan langsung dengan Hamilton di lintasan Montreal.

Dalam wawancara setelah balapan bersama GPblog, juara dunia asal Belanda itu mengaku sangat menikmati duel wheel-to-wheel dengan rival lamanya tersebut.

“It was very good. I enjoyed it a lot,” kata Verstappen.

Menurut Verstappen, karakter Sirkuit Gilles Villeneuve memungkinkan mobil mengikuti lawan dengan lebih dekat sehingga duel di lintasan terasa lebih intens dibanding beberapa seri lain musim ini.

Ia juga mengakui hasil podium cukup penting bagi Red Bull yang sepanjang akhir pekan sempat kesulitan dengan kecepatan di lintasan lurus.

Ketegangan Cair di Cooldown Room

Momen menarik lainnya terjadi setelah balapan selesai. Ketegangan panas di lintasan berubah menjadi obrolan santai ketika Hamilton dan Verstappen bertemu di cooldown room sebelum naik podium.

Kedua pembalap terlihat saling berdiskusi mengenai jalannya balapan, mulai dari strategi DRS hingga karakter tikungan yang menjadi titik kritis sepanjang lomba.

Bagi penggemar Formula 1, pemandangan tersebut menjadi simbol perubahan hubungan dua rival besar yang sebelumnya beberapa kali terlibat kontroversi keras di lintasan. Kini, rivalitas mereka tetap panas tetapi dibalut rasa hormat yang lebih dewasa.

Antonelli Kuasai GP Kanada

Di tengah duel Hamilton dan Verstappen, kemenangan balapan justru diraih pembalap muda Kimi Antonelli dari Mercedes-AMG Petronas Formula One Team.

Antonelli berhasil mencatatkan kemenangan keempat beruntun musim ini sekaligus memperlebar keunggulan di klasemen pembalap Formula 1 2026.

Hamilton finis 10,768 detik di belakang Antonelli, sedangkan Verstappen tertinggal 11,276 detik di posisi ketiga.

Sementara pembalap Mercedes lainnya, George Russell, gagal menyelesaikan balapan meski sebelumnya memulai lomba dari posisi pole position akibat masalah teknis pada mobilnya.

Rivalitas Lama yang Kembali Menghibur

GP Kanada 2026 menjadi salah satu balapan paling menarik musim ini karena menghadirkan kembali persaingan dua nama besar Formula 1 di tengah dominasi generasi muda.

Bagi penggemar motorsport di Indonesia, duel Hamilton dan Verstappen di Montreal menghadirkan nostalgia era rivalitas sengit yang pernah mendominasi Formula 1 dalam beberapa tahun terakhir.

Kini pertanyaannya, apakah kebangkitan Ferrari bersama Hamilton akan terus berlanjut pada seri-seri berikutnya, atau Verstappen dan Red Bull kembali mengambil alih persaingan? Yang jelas, Formula 1 musim 2026 mulai menunjukkan pertarungan yang semakin sulit diprediksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|