Harianjogja.com, JOGJA—Insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur tidak hanya memicu evaluasi dari Kementerian Perhubungan, tetapi juga membuat publik menyoroti profil Green SM. Operator taksi listrik asal Vietnam yang sebelumnya dikenal dengan nama Xanh SM ini mulai masif beroperasi di jalanan Ibu Kota Indonesia dengan ciri khas armada berwarna hijau.
Green SM hadir membawa misi transportasi ramah lingkungan dengan menggunakan unit VinFast VF e34. Mobil listrik berjenis compact SUV ini menjadi andalan utama mereka dalam melayani mobilitas masyarakat perkotaan. Mengingat populasinya yang terus bertambah di jalanan, penting bagi calon penumpang maupun pengguna jalan untuk memahami spesifikasi teknis kendaraan tersebut.
Berikut adalah detail spesifikasi VinFast VF e34 yang menjadi armada utama taksi hijau tersebut, yang Harian Jogja rangkum dari berbagai sumber:
Dimensi dan Kapasitas Sasis
Mobil ini dirancang sebagai SUV kompak yang lincah untuk menembus kemacetan kota namun tetap tangguh melewati berbagai kondisi jalan.
Dimensi Keseluruhan: Memiliki panjang 4.300 mm, lebar 1.768 mm, dan tinggi 1.613 mm.
Jarak Terendah ke Tanah: Ground clearance setinggi 180 mm, cukup aman untuk menghadapi genangan air atau jalan tidak rata.
Wheelbase: Jarak sumbu roda mencapai 2.611 mm, memberikan ruang kabin yang relatif lega bagi penumpang di baris belakang.
Kelistrikan dan Performa Mesin
Sebagai kendaraan murni listrik, VF e34 dibekali teknologi baterai yang cukup mumpuni untuk standar operasional taksi perkotaan.
Baterai: Menggunakan jenis Lithium Ferro-Phosphate (LFP) dengan kapasitas 41,9 kWh.
Jarak Tempuh: Dalam kondisi daya penuh, mobil ini diklaim mampu menjelajah hingga 318 km, jarak yang memadai untuk operasional harian di dalam kota.
Performa Motor: Motor listriknya sanggup menyemburkan tenaga 110 kW (setara 147 dk) dengan torsi puncak mencapai 242 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui penggerak roda depan (FWD).
Fitur Keselamatan dan Teknologi
Guna menjamin keamanan penumpang dan pengemudi, armada ini telah dilengkapi dengan berbagai fitur perlindungan standar global.
Perlindungan Pasif: Tersedia 6 buah airbag yang tersebar di titik-titik krusial kabin.
Sistem Pengereman: Dilengkapi teknologi Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), serta Hill Start Assist untuk memudahkan saat berhenti di tanjakan.
Teknologi Cerdas: Mobil ini juga sudah menyematkan sistem teknologi bantuan mengemudi canggih atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Keberadaan armada Green SM diharapkan dapat mendorong akselerasi kendaraan listrik di Indonesia seusai pemerintah memberikan berbagai kemudahan regulasi. Namun, insiden yang terjadi belakangan ini menjadi pengingat penting bagi operator untuk tetap memprioritaskan pengawasan ketat terhadap standar operasional prosedur para pengemudinya di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































