Gerhana Matahari Total 12 Agustus, Eropa Perkuat Jaringan Listrik

1 hour ago 4

Newswire

Newswire Selasa, 11 Agustus 2026 13:37 WIB

Harianjogja.com, MOSKOW—Operator jaringan listrik Eropa menyiapkan sejumlah langkah tambahan untuk menjaga kelancaran sistem kelistrikan saat gerhana matahari total pada Rabu (12/8/2026). Persiapan tersebut dilakukan karena produksi listrik tenaga surya diprediksi mengalami penurunan tajam selama fenomena astronomi tersebut berlangsung.

Komisi Eropa menyampaikan informasi tersebut kepada RIA Novosti pada Senin (10/8). Berdasarkan perkiraan, penurunan tajam pembangkitan listrik tenaga surya akan terjadi antara pukul 19.15 dan 21.30 Waktu Eropa Tengah atau pukul 00.15-02.30 WIB pada Kamis (13/8).

Menghadapi perubahan pembangkitan tersebut, Jaringan Operator Sistem Transmisi Listrik Eropa (ENTSO-E) telah membentuk satuan tugas khusus. Tim ini bertugas mengoordinasikan persiapan sekaligus memfasilitasi pertukaran informasi di antara operator jaringan listrik nasional sejak sebelum hingga setelah gerhana.

Operator Eropa Antisipasi Penurunan Listrik Surya

ENTSO-E telah menyampaikan kepada para operator jaringan listrik Eropa mengenai perubahan yang diperkirakan terjadi dalam pembangkitan listrik selama gerhana.

Informasi serupa juga diberikan kepada para pelaku pasar energi. Mereka diberi tahu mengenai potensi penurunan output tenaga surya akibat fenomena tersebut.

Operator lokal juga akan memperoleh perkiraan terbaru mengenai pembangkitan tenaga surya dari layanan meteorologi. Data tersebut menjadi bagian dari langkah persiapan untuk menjaga sistem kelistrikan tetap berjalan selama perubahan kondisi pembangkitan.

Selain memperbarui informasi, operator jaringan listrik Eropa akan menahan diri dari melakukan pemadaman terjadwal pada komponen jaringan ketika gerhana berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk mempertahankan fleksibilitas operasional secara maksimal.

Tenaga Surya Jadi Perhatian

Persiapan khusus tersebut berkaitan dengan besarnya kontribusi tenaga surya terhadap sistem kelistrikan Uni Eropa.

Berdasarkan data yang ada, tenaga surya menyumbang sekitar 13% dari total pembangkitan listrik di Uni Eropa pada 2025. Karena itu, perubahan produksi listrik tenaga surya selama gerhana menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi operator.

ENTSO-E terdiri atas 40 operator sistem transmisi dari 36 negara. Secara bersama-sama, mereka mengelola salah satu sistem tenaga listrik terintegrasi terbesar di dunia.

Gerhana Total Lintasi Sejumlah Wilayah Eropa

Gerhana matahari total akan melintasi sejumlah wilayah di Eropa pada 12 Agustus 2026. Fenomena tersebut menjadi yang pertama terjadi di negara tersebut dalam kurun lebih dari 100 tahun dan diperkirakan menarik perhatian jutaan pengamat langit dari berbagai negara.

Gerhana matahari total tersebut juga bertepatan dengan dua fenomena astronomi lainnya. Keduanya adalah parade enam planet sebelum fajar dan puncak hujan meteor Perseid pada malam hari.

Kombinasi ketiga fenomena tersebut membuat 12 Agustus 2026 menjadi salah satu hari dengan aktivitas astronomi paling menarik sepanjang tahun.

Durasi totalitas terlama diperkirakan mencapai 2 menit 18 detik dan terjadi di lepas pantai barat Islandia.

Setelah itu, ketika gerhana memasuki Portugal dan Spanyol, fase totalitas akan berlangsung sekitar satu menit sebelum fenomena tersebut berakhir di Laut Mediterania.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|