Gempa susulan bermagnitudo 3,8 hingga 4,9 mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, tanpa potensi tsunami, kata BMKG.
Gempa susulan terus terjadi di Kepulauan Sangihe.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 3,8 hingga 4,9 kembali mengguncang Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, sejak Selasa malam. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Menurut laporan akun X resmi BMKG, gempa susulan tersebut terjadi sebanyak 15 kali mulai pukul 22.00 WIB. Gempa terbaru berkekuatan magnitudo 4,1 berpusat di koordinat 5.45 Lintang Utara dan 125.40 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 5,3 juga mengguncang wilayah ini pada Senin malam. Lokasi gempa tersebut berada di 5.65 Lintang Utara dan 124.80 Bujur Timur, sekitar 239 kilometer dari Kecamatan Tahuna, dengan kedalaman yang sama.
BMKG menekankan bahwa data awal yang dirilis lebih mengutamakan kecepatan informasi, sehingga hasilnya dapat mengalami perubahan seiring dengan kelengkapan data yang dikumpulkan. Meski demikian, BMKG memastikan bahwa semua gempa yang terjadi di wilayah ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
3

















































