Gempa NTT M7,7, Australia dan Malaysia Kirim Ucapan Duka

9 hours ago 7

Newswire

Newswire Minggu, 16 Agustus 2026 17:07 WIB

Gempa NTT M7,7, Australia dan Malaysia Kirim Ucapan Duka

Seorang personel SAR sedang berada di lokasi pencarian hari kedua di Manggarai, Minggu (16/8/2026). ANTARA/Ho-Kantor SAR Maumere.\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA— Australia dan Malaysia menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat Indonesia yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ucapan duka tersebut disampaikan melalui Kedutaan Besar masing-masing negara di Jakarta pada Minggu (16/8/2026).

Kedutaan Besar Australia di Jakarta menyampaikan simpati mendalam kepada para korban serta masyarakat yang terdampak bencana tersebut. Australia juga menyampaikan dukungan kepada Indonesia yang tengah menangani dampak gempa di sejumlah wilayah NTT.

"Australia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada teman-teman dan mitra kami di Indonesia, serta kepada semua pihak yang terdampak oleh gempa bumi di Nusa Tenggara Timur," demikian pernyataan Kedubes Australia di akun Instagram resminya pada Minggu.

Malaysia Turut Sampaikan Simpati

Ucapan belasungkawa serupa disampaikan Pemerintah Malaysia melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta. Pemerintah Malaysia menyatakan simpati kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi NTT.

"Pihak Kedutaan menyampaikan simpati kepada warga yang terdampak gempa dan semoga penanganan situasi di lapangan oleh pihak berwenang Republik Indonesia berjalan dengan lancar," demikian unggahan Kedubes Malaysia di Instagram, Minggu.

Pernyataan dari Australia dan Malaysia tersebut disampaikan ketika proses penanganan dan pendataan korban gempa masih berlangsung di sejumlah wilayah NTT.

Gempa NTT Berdampak ke Sejumlah Kabupaten

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi. Guncangan tersebut berdampak pada sejumlah wilayah, terutama Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, dan Ende.

Berdasarkan laporan sementara yang diterima Kementerian Sosial RI, sekitar 2.000 jiwa terdampak akibat gempa tersebut. Sementara itu, jumlah warga yang mengungsi masih dalam proses pendataan.

Data korban juga terus diperbarui oleh pemerintah melalui lembaga terkait. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data sementara hingga Sabtu pukul 18.48 WIB.

Berdasarkan data tersebut, jumlah total korban meninggal dunia akibat gempa bumi NTT mencapai 47 orang.

Pendataan dan penanganan di lapangan masih menjadi bagian penting setelah gempa mengguncang wilayah NTT. Pemerintah melalui lembaga terkait terus menghimpun informasi mengenai dampak bencana, termasuk jumlah warga terdampak dan pengungsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|