Gawat! Pabrik Konveksi RI Mulai Rumahkan Karyawan-Jam Kerja Dikurangi

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan biaya produksi mulai berdampak langsung pada operasional industri kecil menengah terutama di bisnis konveksi. Efisiensi menjadi langkah yang tidak terhindarkan untuk menjaga kelangsungan usaha. Pelaku usaha mulai melakukan penyesuaian di berbagai lini.

"Sekarang sudah ada sekitar 30% efisiensi," Ketua Ikatan Pengusaha Konveksi Berkarya (IPKB) Nandi Herdiaman kepada CNBC Indonesia di JiExpo, Rabu (15/4/2026).

Langkah efisiensi ini mencakup banyak aspek, mulai dari penggunaan energi hingga tenaga kerja. Karenanya berbagai aspek tersebut menjadi lebih efisien saat ini.

"Segala hal diefisienkan," katanya.

Penyesuaian tersebut bahkan mulai menyentuh pengurangan aktivitas produksi dan jam kerja karyawan.

"Karyawan sudah mulai dirumahkan sekitar 30%," ungkapnya.

Dampaknya tidak kecil, mengingat jumlah tenaga kerja di sektor ini cukup besar dan tersebar di berbagai daerah.

"Kalau dihitung, sudah ribuan tenaga kerja terdampak," tegasnya.

Pekerja melipat bendera di usaha konveksi rumahan yang memproduksi bendera umbul-umbul merah putih, topi, hingga kaos di kawasan Tangerang Selatan, Banten, Senin (11/8/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Pekerja melipat bendera di usaha konveksi rumahan yang memproduksi bendera umbul-umbul merah putih, topi, hingga kaos di kawasan Tangerang Selatan, Banten, Senin (11/8/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pekerja melipat bendera di usaha konveksi rumahan yang memproduksi bendera umbul-umbul merah putih, topi, hingga kaos di kawasan Tangerang Selatan, Banten, Senin (11/8/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Meski demikian, pelaku usaha berupaya agar tidak sampai melakukan pemutusan hubungan kerja secara permanen.

"Belum sampai PHK, tapi jam kerja sudah dikurangi," katanya.

Langkah ini diambil sebagai upaya bertahan di tengah tekanan biaya yang terus meningkat. Pelaku usaha juga menghadapi dilema dalam menjaga harga jual agar tetap kompetitif di pasar.

"Harga tidak bisa dinaikkan sembarangan," ujarnya.

Kondisi ini membuat ruang gerak industri semakin terbatas, sehingga efisiensi menjadi pilihan utama.

"Semua diatur agar usaha tetap berjalan," pungkasnya.

(fys/wur)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|