Fina Mahardika (paling kiri) saat meminta penanggap untuk menyampaikan pendapatnya terkait buku Menyelami Rasa Cahaya Diri, Rabu (4/2/2026). - Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Seniman sekaligus entertainer musik Fina Mahardhika resmi merambah babak baru dalam karier literaturnya melalui peluncuran buku teranyar yang merangkum puluhan tulisan reflektif.
Mengusung tajuk Menyelami Rasa Cahaya Diri yang memuat 51 cerita, buku ini direncanakan tidak hanya berhenti dalam bentuk cetak, namun akan ditransformasikan menjadi pertunjukan panggung. Buku ini diluncurkan sekaligus dibedah oleh para seniman, komunitas seni dan mahasiswa di Bolo Space, Kota Jogja, Rabu (4/2/2026).
Fina mengungkapkan bahwa proses penulisan ini telah dimulai sejak pertengahan 2023. Namun, pengerjaan secara serius baru bisa dilakukan setelah dirinya menyelesaikan rangkaian kegiatan besar di tahun tersebut. Dari total lebih dari 100 tulisan miliknya, ia melakukan kurasi ketat hingga terpilihlah 51 tajuk cerita yang dibagi berdasarkan tema tertentu.
Lahirnya buku ini dipicu oleh keresahan pribadi melihat fenomena sosial saat ini, khususnya pada generasi muda. Ia menilai arus informasi yang masif membuat banyak orang mulai kehilangan jati diri dan abai terhadap pengisian aspek spiritual atau rasa dalam diri.
"Makin banyak melihat orang yang semakin tidak mengenal sama dirinya. Kita berjalan terlalu jauh. Anak-anak Gen Z sekarang sangat pintar keilmuannya, tetapi lupa untuk diisi di dalamnya agar tahu jati diri kita siapa," ujar Vina seusai peluncuran buku, Rabu.
Buku Menyelami Rasa Cahaya Diri ini juga dirancang secara unik dengan menyertakan halaman kosong di setiap judul cerita. Halaman tersebut ditujukan sebagai ruang kontemplasi bagi pembaca untuk memaknai setiap tulisan sesuai dengan pengalaman pribadi masing-masing.
Tidak berhenti sebagai penulis, Fina yang yang merupakan Show Director Band Ariel Noah ini memiliki ketertarikan kuat pada dunia seni pertunjukan berencana menghidupkan karya literaturnya ke atas panggung. Ia menargetkan pengolahan buku menjadi pertunjukan panggung, eksibisi foto, hingga video kolaborasi lintas seniman akan dilakukan setelah hari raya Lebaran.
Menariknya, Jogja menjadi salah satu lokasi kuat yang dipertimbangkan untuk proyek kolaborasi ini. Vina mengaku memiliki keterikatan batin dan sejarah kreatif yang panjang dengan Kota Pelajar ini.
"Aku merasa selalu punya konektivitas dengan Jogja. Ini tempat lahirnya sastra dan punya suasana yang sangat mendukung untuk sebuah seni," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

















































