Newswire Minggu, 16 Agustus 2026 17:57 WIB

Erwin Gutawa menggarap aransemen baru lagu Hari Merdeka dengan angklung bersama Manshur Praditya untuk HUT ke-81 RI. /Antara.
Harianjogja.com, JOGJA— Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menjadwalkan peluncuran aransemen baru lagu “Hari Merdeka” karya Husein Mutahar yang digarap komposer Erwin Gutawa. Aransemen terbaru tersebut akan diperkenalkan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peluncuran dijadwalkan pada Minggu (16/8/2026) pukul 19.00 WIB melalui siaran langsung TVRI Nasional. Gubahan baru tersebut menghadirkan perpaduan musik orkestra dengan instrumen tradisional Indonesia.
Berdasarkan publikasi akun media sosial @kemenkebud, Erwin Gutawa menggandeng musisi angklung Manshur Praditya dalam penggarapan aransemen tersebut. Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan warna baru pada lagu perjuangan yang telah dikenal luas masyarakat Indonesia.
Pertunjukan tersebut juga menampilkan vokal Harvey Malaihollo dan Novia Bachmid. Peluncuran aransemen baru “Hari Merdeka” dijadwalkan diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
“Hari Merdeka” Digubah Sejak 1946
Lagu “Hari Merdeka” merupakan salah satu lagu perjuangan karya Husein Mutahar yang diciptakan pada 1946. Sejak saat itu, lagu tersebut telah mengalami berbagai pengembangan aransemen dan dibawakan dalam beragam pertunjukan musik kebangsaan.
Salah satu rekam jejak aransemen modern lagu tersebut tercatat dalam penampilan komposer Addie MS bersama Twilite Orchestra.
Addie MS membawakan “Hari Merdeka” dalam Konser Kebangsaan Kementerian Perhubungan untuk menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Djakarta Theater Ballroom, Jakarta, pada 6 Agustus 2022.
Rekaman pertunjukan yang diunggah melalui kanal YouTube Kementerian Perhubungan memperlihatkan Twilite Orchestra memainkan aransemen dengan perpaduan instrumen tiup, alat musik gesek, serta ketukan snare drum sepanjang lagu.
Aransemen Orkestra Singgih Sanjaya
Penelusuran terhadap rekam jejak aransemen lagu tersebut juga mencatat nama Singgih Sanjaya sebagai salah satu komposer Indonesia modern yang menggubah aransemen orkestra “Hari Merdeka” pada 1997.
Berdasarkan liner notes album “Simfoni Negeriku” yang dirilis pada 1998, aransemen karya Singgih Sanjaya tersebut direkam di Melbourne, Australia, dengan melibatkan Victorian Philharmonic Orchestra di bawah arahan konduktor Addie MS.
Konsep komposisi tersebut dirancang menggunakan harmoni musik diatonis Barat. Pendekatan itu ditujukan untuk memperkuat karakter musik mars sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme.
Hal tersebut juga pernah disampaikan Singgih Sanjaya melalui unggahan media sosialnya pada 17 Agustus 2019.
Kini, setelah perjalanan panjang dari aransemen orkestra hingga berbagai versi pertunjukan, “Hari Merdeka” kembali mendapatkan sentuhan baru melalui karya Erwin Gutawa. Kehadiran angklung dalam aransemen terbaru menjadi unsur yang memberikan warna tradisional pada lagu perjuangan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































