Duka Penjaga Bandung Zoo, Usup Supriatna: Huru-Hara Seperti Anak Saya

5 days ago 12

Usup Supriatna, penjaga Huru Hara di Bandung Zoo.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Duka menyelimuti lingkungan Bandung Zoo setelah dua anak harimau benggala dilaporkan mati dalam waktu berdekatan. Peristiwa ini meninggalkan luka mendalam, terutama bagi penjaga satwa yang selama ini merawat keduanya dengan penuh perhatian.

Usup Supriatna, penjaga yang sehari-hari merawat anak harimau tersebut, tak kuasa menyembunyikan kesedihannya. Ia menyebut, kematian dua anakan harimau bernama Huru dan Hara itu menjadi pengalaman pertama sepanjang dirinya bekerja.

“Belum pernah terjadi sebelumnya. Saya sampai gemetar,” ujar Usup dengan suara lirih, Jumat(27/3/2026).

Menurut dia, Hara lebih dulu mati setelah beberapa hari mengalami kondisi yang tidak biasa. Sementara Huru ditemukan sudah tak bernyawa saat dirinya kembali bertugas. Kepergian keduanya yang berdekatan membuat duka terasa semakin berat.

Usup menuturkan, kedua anakan harimau itu berada dalam fase pertumbuhan yang rentan. Karena itu, perawatan diberikan secara intensif, mulai dari pemberian pakan hingga program vaksinasi yang dilakukan bertahap sesuai usia.

“Perhatian ke mereka lebih, karena masih kecil dan rentan. Makan juga ditambah, dari satu setengah kilo jadi dua setengah kilo,” katanya.

Namun demikian, ia memastikan tidak ada tanda-tanda sakit yang terlihat sebelumnya. Nafsu makan kedua harimau tersebut disebut masih normal hingga menjelang kematian. “Tidak ada gejala apa-apa. Makan juga masih bagus,” ujarnya.

Kehilangan ini, lanjut Usup, bukan sekadar kehilangan satwa, melainkan seperti kehilangan anggota keluarga sendiri. Ia mengaku sangat terpukul, bahkan merasa seperti kehilangan anak. “Mereka seperti anak saya sendiri, hubungan emosional dengan mereka sangat erat” ucap Usup sambil bergetar.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|